Wall Street Beragam: Nasdaq Naik, Dow Melemah di Tengah Damainya Timur Tengah dan Fokus pada Powell

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Kamis, 26 Juni 2025 | 06:51 WIB
Seorang pedagang bekerja di lantai Bursa Efek New York (NYSE) di Kota New York, AS, pada 23 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Seorang pedagang bekerja di lantai Bursa Efek New York (NYSE) di Kota New York, AS, pada 23 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

NEW YORK,METROSELEBES.COM-Pasar saham Amerika Serikat mengakhiri sesi perdagangan Rabu dengan hasil beragam. Ketenangan yang mulai terlihat di Timur Tengah serta kesaksian lanjutan Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres membuat investor mengambil jeda setelah reli dua hari berturut-turut. Seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (25/06/2025).

Baca Juga: Trump Isyaratkan Pelonggaran Sanksi Minyak Iran Demi Pemulihan Ekonomi Teheran

Indeks Nasdaq ditopang oleh saham-saham teknologi dan berhasil mencatat kenaikan, sementara S&P 500 berakhir datar dan Dow Jones justru melemah. Meskipun demikian, S&P 500 tetap bertahan dekat rekor penutupan tertingginya yang tercatat pada 19 Februari lalu.

 

“Rasanya seperti kita kembali ke pasar bullish yang terjadwal,” kata Ryan Detrick, Kepala Strategi Pasar di Carson Group, Omaha. “Kita sudah melewati isu tarif, gejolak Timur Tengah, namun saham-saham terus menanjak karena ekonomi AS terbukti cukup tangguh.”

 

Namun, Detrick menambahkan bahwa perdagangan hari ini terasa “seperti menonton cat mengering,” karena pasar menanti S&P 500 mencetak rekor baru.

Baca Juga: Rutte Sebut Trump seperti Ayah di Tengah Perkelahian Anak Sekolah, Puji Peran Kunci dalam Perdamaian Iran-Israel

Saham Nvidia (NVDA.O) menjadi sorotan setelah menyentuh rekor tertinggi dan mengangkat valuasi perusahaannya ke angka fantastis $3,75 triliun, menjadikannya perusahaan publik paling bernilai di dunia.

 

Dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500, sektor teknologi, layanan komunikasi, dan kesehatan mencatat kenaikan. Sebaliknya, sektor defensif seperti properti, barang kebutuhan pokok, dan utilitas tertinggal di belakang.

 

“Darah kehidupan pasar bullish adalah rotasi sektor,” tambah Detrick. “Melihat teknologi dan layanan komunikasi kembali memimpin adalah sinyal kuat bahwa reli musim panas ini kemungkinan masih berlanjut.”

Baca Juga: Trump Nyatakan Perang Iran-Israel Sebagai “Kemenangan Bersama”, Reformasi Dalam Negeri Iran Mengemuka

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X