DENPASAR, METROSELEBES.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menandatangani dua prasasti sebagai simbol peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur dan Bali International Hospital (BIH), menandai langkah strategis Indonesia dalam menciptakan pusat layanan kesehatan bertaraf internasional.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras dan inisiatif berbagai pihak yang telah berhasil mewujudkan KEK Kesehatan Sanur.
Prabowo menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu pilar utama pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Transparansi Tanpa Celah: Mensos Ajak Rakyat Awasi Bansos Lewat Jalur Digital
“KEK Kesehatan Sanur adalah momentum penting dalam menciptakan layanan kesehatan unggulan yang bisa diakses semua kalangan,” ujarnya.
Presiden juga menekankan bahwa negara harus hadir dan menjadi pelopor dalam menjamin layanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat.
Penguatan sektor ini, lanjutnya, perlu dilakukan dari dalam negeri melalui inovasi, investasi, serta kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga: Asta Cita Jadi Kompas Pembangunan Desa: Mendes Yandri Tekankan Sinergi Daerah
KEK Kesehatan Sanur memiliki luas 41,26 hektare dan merupakan KEK pertama di Indonesia yang berfokus pada sektor kesehatan.
Proyek ini dikembangkan oleh Holding BUMN PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), dan akan menjadi rumah bagi berbagai institusi kesehatan, termasuk Bali International Hospital yang dikelola oleh Mayo Clinic – salah satu institusi kesehatan terkemuka dunia.
Mengutip data dari Kementerian Kesehatan RI, potensi devisa negara dari warga Indonesia yang berobat ke luar negeri mencapai lebih dari Rp 160 triliun per tahun.
Baca Juga: KEK Sanur Diresmikan: Transformasi Bali Jadi Destinasi Medis Kelas Dunia
Dengan berdirinya KEK Kesehatan Sanur dan BIH, diharapkan arus pasien keluar negeri dapat ditekan dan sekaligus menarik wisatawan medis dari luar negeri untuk datang ke Indonesia.
Artikel Terkait
Utusan Trump: Pembicaraan AS-Iran Menjanjikan, Peluang Damai Jangka Panjang Terbuka
Semangat Gotong Royong Kopdes: Kunci Pengawasan dan Profesionalisme Koperasi Desa
Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Modal Usaha Tanpa Jaminan Pribadi
Trump Yakinkan Komitmen ke NATO saat Aliansi Sepakati Target Belanja Pertahanan 5% PDB
Penjualan Tesla di Eropa Anjlok Lima Bulan Berturut-turut, BYD Nyaris Menyamai
Ketegangan Timur Tengah Mereda, Fokus Pasar Beralih ke Powell dan Prospek Pemangkasan Suku Bunga
Trump Nyatakan Perang Iran-Israel Sebagai “Kemenangan Bersama”, Reformasi Dalam Negeri Iran Mengemuka
KEK Sanur Diresmikan: Transformasi Bali Jadi Destinasi Medis Kelas Dunia
Asta Cita Jadi Kompas Pembangunan Desa: Mendes Yandri Tekankan Sinergi Daerah
Transparansi Tanpa Celah: Mensos Ajak Rakyat Awasi Bansos Lewat Jalur Digital