KEK Sanur Diresmikan: Transformasi Bali Jadi Destinasi Medis Kelas Dunia

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Rabu, 25 Juni 2025 | 19:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dalam kunjungan kerjanya ke Bali, menandai langkah besar dalam transformasi pariwisata Bali menjadi destinasi medis kelas dunia. (Instagram presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dalam kunjungan kerjanya ke Bali, menandai langkah besar dalam transformasi pariwisata Bali menjadi destinasi medis kelas dunia. (Instagram presidenrepublikindonesia)

 

DENPASAR, METROSELEBES.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dalam kunjungan kerjanya ke Bali, menandai langkah besar dalam transformasi pariwisata Bali menjadi destinasi medis kelas dunia.

KEK Sanur meliputi Bali International Hospital dan Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Center yang terletak di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah.

KEK Sanur dirancang dengan pendekatan baru yang menggabungkan pariwisata dan layanan kesehatan unggulan.

Konsep ini selaras dengan tren global di mana sektor medical tourism berkembang pesat.

Baca Juga: Trump Nyatakan Perang Iran-Israel Sebagai “Kemenangan Bersama”, Reformasi Dalam Negeri Iran Mengemuka

Data dari Global Wellness Institute menyebutkan bahwa pasar pariwisata kesehatan global bernilai lebih dari USD 800 miliar dan diproyeksikan terus tumbuh.

Indonesia, melalui KEK Sanur, ingin mengambil bagian signifikan dalam pasar ini.

Dengan fasilitas medis berstandar internasional dan layanan wellness yang terintegrasi, KEK Sanur diharapkan mampu menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri yang ingin menjalani pengobatan atau perawatan di Indonesia.

Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah Mereda, Fokus Pasar Beralih ke Powell dan Prospek Pemangkasan Suku Bunga

KEK ini juga menjadi upaya pemerintah untuk mempercepat alih teknologi, meningkatkan kapasitas SDM di bidang kesehatan, dan menciptakan ekosistem medis yang lebih kompetitif secara global.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, sekitar 2 juta warga Indonesia memilih berobat ke luar negeri setiap tahun dengan nilai devisa yang hilang mencapai Rp 160 triliun.

Diharapkan dengan hadirnya KEK Sanur, angka tersebut bisa ditekan melalui penyediaan layanan medis unggul di dalam negeri.

Baca Juga: Penjualan Tesla di Eropa Anjlok Lima Bulan Berturut-turut, BYD Nyaris Menyamai

Pemerintah juga menargetkan KEK Sanur sebagai pusat pelatihan tenaga kesehatan dan inovasi teknologi kedokteran yang akan memperkuat posisi Indonesia di panggung layanan medis internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X