DENPASAR, METROSELEBES.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dalam kunjungan kerjanya ke Bali, menandai langkah besar dalam transformasi pariwisata Bali menjadi destinasi medis kelas dunia.
KEK Sanur meliputi Bali International Hospital dan Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Center yang terletak di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah.
KEK Sanur dirancang dengan pendekatan baru yang menggabungkan pariwisata dan layanan kesehatan unggulan.
Konsep ini selaras dengan tren global di mana sektor medical tourism berkembang pesat.
Data dari Global Wellness Institute menyebutkan bahwa pasar pariwisata kesehatan global bernilai lebih dari USD 800 miliar dan diproyeksikan terus tumbuh.
Indonesia, melalui KEK Sanur, ingin mengambil bagian signifikan dalam pasar ini.
Dengan fasilitas medis berstandar internasional dan layanan wellness yang terintegrasi, KEK Sanur diharapkan mampu menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri yang ingin menjalani pengobatan atau perawatan di Indonesia.
Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah Mereda, Fokus Pasar Beralih ke Powell dan Prospek Pemangkasan Suku Bunga
KEK ini juga menjadi upaya pemerintah untuk mempercepat alih teknologi, meningkatkan kapasitas SDM di bidang kesehatan, dan menciptakan ekosistem medis yang lebih kompetitif secara global.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, sekitar 2 juta warga Indonesia memilih berobat ke luar negeri setiap tahun dengan nilai devisa yang hilang mencapai Rp 160 triliun.
Diharapkan dengan hadirnya KEK Sanur, angka tersebut bisa ditekan melalui penyediaan layanan medis unggul di dalam negeri.
Baca Juga: Penjualan Tesla di Eropa Anjlok Lima Bulan Berturut-turut, BYD Nyaris Menyamai
Pemerintah juga menargetkan KEK Sanur sebagai pusat pelatihan tenaga kesehatan dan inovasi teknologi kedokteran yang akan memperkuat posisi Indonesia di panggung layanan medis internasional.
Artikel Terkait
Tahun Ajaran Baru 2025, Sekolah Rakyat Siap Dimulai 14 Juli
DPR Apresiasi Aksi Cepat Presiden Prabowo Atasi Konflik Wilayah dan Tambang Raja Ampat
DPR Siap Kawal Tahun Sidang 2024–2025: Fokus Pengangguran, Haji 2025, dan Aturan Ojek Online
Utusan Trump: Pembicaraan AS-Iran Menjanjikan, Peluang Damai Jangka Panjang Terbuka
Semangat Gotong Royong Kopdes: Kunci Pengawasan dan Profesionalisme Koperasi Desa
Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Modal Usaha Tanpa Jaminan Pribadi
Trump Yakinkan Komitmen ke NATO saat Aliansi Sepakati Target Belanja Pertahanan 5% PDB
Penjualan Tesla di Eropa Anjlok Lima Bulan Berturut-turut, BYD Nyaris Menyamai
Ketegangan Timur Tengah Mereda, Fokus Pasar Beralih ke Powell dan Prospek Pemangkasan Suku Bunga
Trump Nyatakan Perang Iran-Israel Sebagai “Kemenangan Bersama”, Reformasi Dalam Negeri Iran Mengemuka