Statistik juga mengungkapkan bahwa sektor manufaktur mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 8,6% secara tahunan, meskipun beberapa sektor seperti otomotif menghadapi tantangan berat akibat kompetisi harga yang ketat.
Namun, tidak semua indikator ekonomi memberikan gambaran positif. Data bulan April menunjukkan ekspor yang lebih baik dari perkiraan, tetapi disertai perlambatan dalam output pabrik, penjualan ritel, dan penurunan tajam dalam kredit perbankan.
Meski Tiongkok dan AS sempat mencapai kesepakatan untuk menurunkan sebagian tarif dalam pertemuan di Jenewa awal bulan ini, para analis memperingatkan bahwa kesepakatan tersebut masih rapuh dan berisiko gagal, yang berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi Tiongkok. Laporan dari Nomura bahkan memperkirakan hingga 16 juta pekerjaan di Tiongkok bisa hilang jika ekspor ke AS turun 50%.
Baca Juga: Satgas Madago Raya Tanamkan Nasionalisme Lewat Upacara Bendera Bersama Siswa SD-SMP di Poso
Yu Weining, ahli statistik NBS, menekankan bahwa landasan bagi pertumbuhan laba yang stabil masih perlu diperkuat. "Ketidakpastian global, permintaan yang lemah, dan tekanan harga masih menjadi hambatan utama pemulihan ekonomi," ujarnya.
Meski demikian, data terbaru ini memberikan secercah harapan bahwa upaya stimulus yang dijalankan pemerintah mulai membuahkan hasil di sektor-sektor strategis, dan menjadi sinyal penting bahwa roda ekonomi Tiongkok belum sepenuhnya kehilangan momentum.
Artikel Terkait
Revisi UU Koperasi Jadi Sorotan: DPR Dorong Transformasi Besar Dunia Perkoperasian Nasional
Desa Wombo Kabupaten Donggala Diterjang Banjir Bandang; Fasilitas Sekolah, Masjid dan Rumah Warga Banyak yang Rusak
Diplomasi ASEAN di Tengah Gejolak Global: Indonesia Gaet Laos dan Singapura Perkuat Ekonomi dan Stabilitas Kawasan
ASN Kementerian Koperasi Resmi Bertugas: Langkah Awal Menuju Birokrasi Profesional dan Inovatif
Empat Srikandi Belanda Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Sepak Bola Putri Indonesia
Jagung NTB Tembus Blitar: Strategi Bapanas Jaga Harga dan Penuhi Pakan Ternak
Korea Utara Kecam Proyek Golden Dome AS: "Skenario Perang Nuklir di Luar Angkasa"
Koperasi Merah Putih Jadi Ujung Tombak Distribusi Subsidi
Pengobatan Alat Vital Paling Ampuh di Sigi, Palu oleh H. Abdul Azis
Lee Jae-myung Unggul Jauh Jelang Pilpres Korea Selatan, Isu Politik dan Keamanan Mengemuka