Perang Ukraina Segera Berakhir? Trump Umumkan Negosiasi Gencatan Senjata, Putin Masih Ragu

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 20 Mei 2025 | 07:11 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan para jurnalis setelah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di pusat pendidikan Sirius untuk anak-anak berbakat di dekat Sochi, wilayah Krasnodar, Rusia, pada 19 Mei 2025. Source FOTO: REUTERS
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan para jurnalis setelah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di pusat pendidikan Sirius untuk anak-anak berbakat di dekat Sochi, wilayah Krasnodar, Rusia, pada 19 Mei 2025. Source FOTO: REUTERS

“Kami sepakat dengan Presiden Amerika Serikat bahwa Rusia akan mengusulkan dan siap bekerja sama dengan pihak Ukraina dalam menyusun sebuah memorandum mengenai kemungkinan kesepakatan damai,” ujar Putin kepada wartawan di Sochi, dekat Laut Hitam.

Baca Juga: Joe Biden Divonis Kanker Prostat, Donald Trump Sampaikan Simpati: Kami Sedih Mendengarnya

Namun, Rusia menolak tuntutan gencatan senjata segera dari Eropa dan Ukraina. Trump diketahui tengah berupaya membujuk Putin untuk menyetujui jeda pertempuran selama 30 hari. Tapi Putin menegaskan bahwa sejumlah syarat harus dipenuhi terlebih dahulu.

 

Penasihat Kremlin Yuri Ushakov menyebut Trump dan Putin juga membahas pertukaran tahanan antara sembilan warga Rusia dan sembilan warga AS, meski tidak ada pembahasan soal tenggat waktu gencatan senjata.

 

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa negosiasi antara Moskow dan Kyiv sangat kompleks dan belum ada target waktu untuk menyelesaikan memorandum gencatan senjata. “Setiap orang ingin ini selesai secepatnya, tapi detailnya sangat menentukan,” ujarnya.

Baca Juga: UAE Dapat Lampu Hijau dari AS untuk Beli Chip AI Canggih, Trump Ungkapkan Kesepakatan Besar

Kritik dari Eropa dan Ketegangan Negosiasi

 

Mantan Perdana Menteri Swedia Carl Bildt menyebut bahwa percakapan Trump dengan Putin adalah “kemenangan untuk Putin,” karena pemimpin Rusia itu berhasil menghindari tuntutan gencatan senjata segera dan tetap melanjutkan operasi militer sambil bermain di meja negosiasi.

 

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengusulkan pertemuan tingkat tinggi antara Ukraina, Rusia, Amerika Serikat, negara-negara Uni Eropa, dan Inggris. Ia berharap pertemuan itu bisa segera digelar, dengan Turki, Vatikan, atau Swiss sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Trump Cetak Sejarah di UEA: Umumkan Kesepakatan Raksasa 0 Miliar dan Aliansi AI

Trump mengatakan bahwa Paus Leo telah menyatakan minat untuk menjadi tuan rumah pembicaraan di Vatikan, namun belum ada tanggapan dari pihak Vatikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Rekomendasi

Terkini

X