DUBAI,METROSELEBES.COM-Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab telah mencapai kesepakatan penting yang membuka jalan bagi Abu Dhabi untuk membeli semikonduktor kecerdasan buatan (AI) tercanggih dari perusahaan-perusahaan AS.
Baca Juga: Di Antara Bisnis dan Keamanan: Inggris Kaji Ulang Hubungan dengan Tiongkok
Kesepakatan ini diselesaikan pada Kamis, bertepatan dengan kunjungan Trump ke Abu Dhabi, dan dianggap sebagai kemenangan besar bagi UEA yang selama ini berusaha menjaga keseimbangan hubungan antara sekutu lamanya, AS, dan mitra dagang terbesarnya, Tiongkok.
Trump menunjukkan keyakinannya bahwa penjualan chip tersebut bisa dikendalikan secara aman, dengan syarat bahwa pusat data yang memprosesnya akan dikelola oleh perusahaan-perusahaan asal AS.
Baca Juga: Trump Cetak Sejarah di UEA: Umumkan Kesepakatan Raksasa 0 Miliar dan Aliansi AI
“Kami mencatat kemajuan luar biasa dalam kerangka investasi senilai $1,4 triliun yang telah diumumkan UEA untuk dialokasikan di Amerika Serikat,” ujar Trump.
Selama beberapa hari di kawasan Teluk yang juga mencakup kunjungan ke Arab Saudi dan Qatar.
Menurut Trump, kesepakatan pembelian chip AI ini adalah kontrak besar yang akan mendatangkan pendapatan bernilai miliaran dolar dan mempercepat ambisi UEA untuk menjadi kekuatan utama dalam bidang kecerdasan buatan.
Baca Juga: 77 Tahun Terusir: Ketika Rumah Jadi Kenangan dan Tenda Jadi Harapan
Sebelumnya, pada bulan Maret, UEA telah mengumumkan komitmen investasi sebesar $1,4 triliun dalam jangka waktu 10 tahun di AS, dengan fokus pada sektor energi, AI, dan manufaktur.