Nyaris Meletus Perang Nuklir: Saat Rudal Terbang dan Telepon Diplomasi Menyelamatkan Dunia

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Rabu, 14 Mei 2025 | 11:01 WIB
Citra satelit menunjukkan pangkalan udara Nur Khan di Islamabad, Pakistan, 11 Mei 2025, setelah militer Pakistan mengatakan pangkalan tersebut menjadi sasaran serangan rudal India. Source FOTO: REUTERS
Citra satelit menunjukkan pangkalan udara Nur Khan di Islamabad, Pakistan, 11 Mei 2025, setelah militer Pakistan mengatakan pangkalan tersebut menjadi sasaran serangan rudal India. Source FOTO: REUTERS

 

Serangan ke dekat fasilitas strategis tersebut membuat Pakistan mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan rapat darurat Dewan Komando Nasional—badan yang mengatur kebijakan nuklir negara. Meskipun Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar kemudian menyatakan bahwa situasi masih terkendali, banyak pihak menilai pengumuman itu sebagai sinyal serius bahwa konflik bisa meningkat ke level nuklir.

 

Baca Juga: PM Modi: Masa Depan Pakistan Terancam Jika Terorisme Terus Didukung

 

Di tengah memanasnya konflik, perhatian dunia tertuju pada Gedung Putih. Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio langsung menggelar serangkaian komunikasi intensif dengan para pemimpin India dan Pakistan sejak 6 Mei. Puncaknya, pada pagi hari 9 Mei, Vance menelepon Perdana Menteri India Narendra Modi untuk mendesak penghentian eskalasi.

 

Meskipun Modi dikabarkan bersikap hati-hati dan menegaskan bahwa India akan membalas lebih keras jika Pakistan terus menyerang, pesan dari Washington tetap disampaikan: bahwa peluang perang besar sangat nyata dan harus dicegah.

 

Baca Juga: India dan Pakistan di Ambang Bencana: Akankah Nuklir Jadi Pilihan?

 

Beberapa jam setelah pembicaraan tersebut, Pakistan meluncurkan serangan balasan ke sedikitnya 26 titik di wilayah India, termasuk menggunakan rudal canggih. Serangan ini disebut-sebut sebagai respons langsung terhadap serangan India ke pangkalan udara Pakistan beberapa jam sebelumnya.

Baca Juga: Bara Lama Menyala Lagi: Krisis India-Pakistan Mengancam Perang Besar

AS Dorong Gencatan Senjata, Trump Umumkan Penghentian Serangan.

Melalui diplomasi maraton yang dilakukan Rubio dan Vance, akhirnya jalur komunikasi antara militer kedua negara dibuka kembali. Pada Sabtu sore, pimpinan operasi militer India dan Pakistan berbicara langsung melalui saluran khusus. Kesepakatan gencatan senjata tercapai, dan sekitar 12 jam setelah serangan balasan Pakistan, Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian permusuhan secara resmi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Rekomendasi

Terkini

X