Menko Polkam Sebut Pemerintah Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Selasa, 8 Juli 2025 | 07:18 WIB
Menko Polkam Budi Gunawan saat Rakor Pemantauan Situasi Kamtibmas jelang Idul Fitri 2025 di Gedung Polda Metro Jaya, 30 Maret 2025.  (Foto : Instagram/bgunawan_id)
Menko Polkam Budi Gunawan saat Rakor Pemantauan Situasi Kamtibmas jelang Idul Fitri 2025 di Gedung Polda Metro Jaya, 30 Maret 2025. (Foto : Instagram/bgunawan_id)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memaparkan keberhasilan pemerintah dalam mengungkap berbagai kasus besar penyelundupan dan narkotika di Tanah Air.

Dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Juli 2025, Budi menyebut bahwa capaian ini menjadi rekor terbesar sepanjang sejarah pemberantasan narkoba di Indonesia.

Baca Juga: Tersandung Narkoba, Jarred Shaw Dipecat Tangerang Hawks dan Diblacklist Perbasi

Dalam pemaparannya, Budi Gunawan yang akrab disapa BG, menjelaskan bahwa Desk Pencegahan Penyelundupan berhasil membongkar 62 kasus besar, dengan total 900 tersangka. Barang bukti yang berhasil diamankan mencapai nilai fantastis, yakni Rp11,5 triliun.

"Kerugian negara yang berhasil dicegah dari seluruh pengungkapan ini mencapai sekitar Rp1,3 triliun," ungkap BG di hadapan anggota dewan.

Barang-barang ilegal yang diamankan dari operasi penyelundupan didominasi oleh produk hasil tembakau, tekstil, narkoba, elektronik, makanan dan minuman, obat-obatan hingga kosmetik.

Baca Juga: Delapan Napi di Lapas Semarang Dapat Remisi Spesial di Hari Waisak, Mayoritas Yang Dapat Kasus Narkoba

Namun capaian paling mencolok datang dari Desk Pemberantasan Narkoba, yang menurut BG telah mencetak rekor pengungkapan narkoba terbesar dalam sejarah Indonesia.

Salah satu operasi besar yang disebut adalah penggagalan penyelundupan 2 ton sabu-sabu di Batam dengan estimasi nilai mencapai Rp5 triliun.

"Operasi tersebut dan sejumlah penindakan lainnya telah menyelamatkan potensi kerusakan terhadap 30 juta jiwa," tegasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga berhasil menyita aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp16,84 triliun yang terkait dengan jaringan narkotika tersebut.

Baca Juga: Polisi Telah Temukan Sebanyak 10 Kilogram Narkoba Sabu di Kampung Boncos

Ada empat kasus menonjol yang menjadi sorotan utama dalam laporan Kemenko Polhukam:

  1. Jaringan Thailand – Lapas – Kampung Bahari, Jakarta.
  2. Tiga kasus penyelundupan narkoba oleh warga negara asing (WNA) dari jaringan internasional.
  3. Jaringan kurir sabu jalur darat Aceh – Medan.
  4. Jaringan kurir sabu jalur udara Aceh – Medan – Surabaya – Bali – Kalimantan.

BG menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor, termasuk aparat penegak hukum, intelijen, dan lembaga-lembaga terkait lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X