Inti berita:
• Warga di Bere, Kecamatan Curio, Enrekang, bergotong royong memadamkan kebakaran lahan menggunakan peralatan sederhana untuk mencegah api meluas.
METROSELEBES.com, ENREKANG — Kepulan asap membumbung di atas lahan di wilayah Bere, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang, Ahad (23/8/2026). Di tengah kobaran yang mulai menjalar, warga memilih tidak menunggu api membesar. Mereka bergerak bersama, berusaha memutus jalur api dengan peralatan sederhana yang tersedia di sekitar lokasi.
Sejumlah warga terlihat berjibaku menghadapi kobaran api. Dari rekaman yang dibagikan akun Instagram @enrekanginfo, warga tampak berupaya memukul titik-titik api menggunakan daun dan perlengkapan seadanya untuk menahan rambatan kobaran.
Baca juga: Dugaan Pelecehan Maba Unhas Mencuat, Kating dan Keamanan Soroti Motor DD 2527 QZ
Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat menjadi garda terdepan ketika kebakaran muncul di tengah kondisi lahan yang kering. Pemadaman dilakukan secara swadaya dengan harapan api dapat dikendalikan sebelum menjalar ke area lain.
Namun, keterbatasan peralatan menjadi persoalan tersendiri. Kobaran yang semakin besar, ditambah kemungkinan tiupan angin, dapat membuat api lebih cepat berpindah sehingga penanganan dengan alat sederhana memiliki keterbatasan.
Baca juga: Diduga Ditinggal Memasak, Rumah Warga di Bijawang Bulukumba Ludes Terbakar
Peristiwa di Curio juga berlangsung ketika ancaman kebakaran lahan di Enrekang tengah mendapat perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Enrekang sebelumnya memetakan 72 titik rawan karhutla dan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra sebelumnya juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. “Membuka lahan dengan cara membakar adalah tindakan yang salah,” tegasnya dalam kegiatan kesiapsiagaan karhutla di Enrekang.
Baca juga: Balita 2 Tahun Dikabarkan Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, Keluarga Soroti Keterbatasan Fasilitas
Hingga informasi mengenai kebakaran di Bere tersebut beredar, belum ada keterangan resmi yang diperoleh mengenai luas lahan yang terbakar, penyebab munculnya api, maupun apakah terdapat kerusakan atau korban akibat kejadian tersebut. (*)
(Fir/Ade)
Artikel Terkait
Pria di Makassar Peras Wanita Rp130,3 Juta, Berawal dari Hubungan Asmara di Media Sosial
Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, Aliran Dana Dibongkar: Ada Dalang di Balik Pembakaran?
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka, KPK Ungkap Dugaan Jual-Beli 73 Kursi Maba Jalur Mandiri
Bukan Sekadar Rp2 Triliun, Sahroni Dorong Kejagung Bongkar Jejak Uang Kasus PT TPL
Menjemput Integritas yang Tergadai, Mampukah Prof Ali Rokhman Membersihkan ‘Noda Mandiri’ di Unsoed?