Peringatan HKAN 2026 Tingkat Sulsel, Pemkab Soppeng Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Lingkungan

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:16 WIB
FOTO: Tampak Wabup Soppeng, Ir. Selle K.S. Dalle saat menanam bibit pohon di kawasan TWA Lejja, Senin, 11/8 bersama dandim dan jajaran Pemkab Soppeng. (Dok.Instagram@pemkab_soppeng)
FOTO: Tampak Wabup Soppeng, Ir. Selle K.S. Dalle saat menanam bibit pohon di kawasan TWA Lejja, Senin, 11/8 bersama dandim dan jajaran Pemkab Soppeng. (Dok.Instagram@pemkab_soppeng)

Inti berita:

Pemkab Soppeng menegaskan komitmen menjaga kelestarian alam dan kawasan konservasi dalam peringatan HKAN 2026 tingkat Sulsel di TWA Lejja.

 

METROSELEBES.com, SOPPENG – Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Permandian Air Panas Lejja, Desa Bulu'e, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, menjadi pusat peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (11/8/2026). Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian alam di tengah kebutuhan pembangunan dan pemanfaatan potensi wisata.

Puncak peringatan HKAN 2026 ini diinisiasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Soppeng. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Soppeng, jajaran BBKSDA Sulsel, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, penggiat lingkungan, serta sejumlah pemangku kepentingan konservasi dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Baca juga: Bukan Insinerator, Sampah Makanan Bisa Jadi Listrik: Gagasan Reaktor Biogas Mini untuk Kota Makassar 

Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle K.S. Dalle, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah maupun instansi teknis. Menurutnya, keberadaan hutan, mata air, dan keanekaragaman hayati merupakan aset bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Konservasi Alam, Kewajiban Semua

FOTO: Tampak Wabup Soppeng dan Forkopimda Soppeng saat memperingati HKAN 2026 di TWA Lejja, Senin, 11/8. (Dok. Instagram@pemkab_soppeng)
FOTO: Tampak Wabup Soppeng dan Forkopimda Soppeng saat memperingati HKAN 2026 di TWA Lejja, Senin, 11/8. (Dok. Instagram@pemkab_soppeng)

“Konservasi alam bukan hanya tugas pemerintah atau instansi terkait, melainkan tanggung jawab bersama. Kita harus menjaga mata air, hutan, dan keanekaragaman hayati yang kita miliki agar tetap lestari,” ujar Selle K.S. Dalle dalam arahannya.

Ia juga mengajak masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga kawasan konservasi, termasuk TWA Lejja. Menurutnya, perlindungan terhadap lingkungan harus berjalan seiring dengan pemanfaatan potensi alam secara bijaksana sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistem.

Baca juga: Foto Jessica Mila di Pulau Padar Viral, Pelaku Wisata Labuan Bajo Kelimpungan Hadapi Komplain Trip Batal 

Peringatan HKAN 2026 tingkat Sulsel ini mengangkat pesan tentang pentingnya aksi nyata dalam pelestarian hutan dan satwa. Kehadiran para pemangku kepentingan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut dalam bentuk kolaborasi dan kepedulian terhadap kawasan konservasi serta keanekaragaman hayati di Sulawesi Selatan.

Baca juga: Lima Posisi Strategis di Polres Maros Berganti, Kapolres Minta Pejabat Baru Tancap Gas Layani Warga 

Pemkab Soppeng berharap momentum HKAN dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan, sekaligus mendukung pengembangan wisata alam yang berkelanjutan. Dengan kelestarian kawasan tetap terjaga, TWA Lejja diharapkan terus menjadi salah satu aset konservasi sekaligus destinasi wisata alam unggulan di Bumi Latemmamala. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X