Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari pendekatan preemtif Satgas Madago Raya yang berfokus pada sentuhan langsung ke masyarakat.
Tujuannya, membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menciptakan situasi aman dan damai, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi fokus operasi penanggulangan radikalisme.
Dengan terus merawat komunikasi dan kehadiran di tengah masyarakat, Satgas Madago Raya berharap stabilitas keamanan di Poso dapat terjaga secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
PHK Menggila, Rakyat Terpuruk: DPR Minta Negara Jangan Jadi Penonton
Kemensos Borong Prestasi di IKPA Award 2024, Bukti Nyata Tata Kelola Anggaran Berkualitas
Kopdes Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa di Sulteng, Menteri Yandri Dorong Kesejahteraan Kolektif
Sekolah Rakyat Disambut Antusias, Jadi Harapan Baru Tangkal Kemiskinan dan Putus Sekolah
Enam Investor Suntik Rp3,65 Triliun ke IKN; Dari Kafe Hingga Hotel Bintang Lima, Ini Daftarnya..!
Perpres Baru Diterbitkan, TNI-Polri Kini Bisa Lindungi Jaksa dan Keluarganya, Berikut Enam Hal yang Dapat Perlindungan..!
Plt. Sesjampidum Kejagung Supervisi Penanganan Perkara di Kejati Sulteng
264 Jemaah Calon Haji Nonprosedural Gagal Terbang, Imigrasi: Bentuk Perlindungan WNI
Rocky Gerung Usul Reshuffle Kabinet, Bahlil: Itu Hak Prerogatif Presiden
Satgas Madago Raya Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kalora, 156 Orang Terlayani