Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu Resmi Buka MPLS, Tampung 200 Siswa Dari Berbagai Daerah

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Jumat, 15 Agustus 2025 | 18:34 WIB
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Sekolah Rakyat Tahap 1B, termasuk Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 20 Palu, Jumat (15/8/2025).  (Foto : IST)
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Sekolah Rakyat Tahap 1B, termasuk Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 20 Palu, Jumat (15/8/2025). (Foto : IST)

PALU, METROSELEBES.COM – Kementerian Sosial Republik Indonesia secara resmi membuka Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Sekolah Rakyat Tahap 1B, termasuk Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 20 Palu, Jumat (15/8/2025).

Pembukaan ini menjadi tonggak penting bagi upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Gibran Kunjungi Sekolah Rakyat di Malam Hari, Bagikan Donat dan Ajak Siswa Video Call Orang Tua

Sebelumnya, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 22 Sigi yang berlokasi di Sentra Nipotowe Palu telah memulai MPLS sejak 14 Juli lalu.

Dengan demikian, hingga pertengahan Agustus 2025 sudah ada dua titik Sekolah Rakyat yang beroperasi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengungkapkan bahwa sejak 14 Juli lalu, 63 dari 100 Sekolah Rakyat Tahap 1A telah memulai proses belajar mengajar, sementara 37 sisanya dibuka bertahap sepanjang Agustus, termasuk SRT 20 Palu yang masuk Tahap 1B.

“Kami menargetkan tahun ini 159 Sekolah Rakyat beroperasi mencakup Tahap 1A, 1B, dan 1C. Beberapa lokasi masih renovasi dan jumlahnya bisa bertambah. Program ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah untuk membuka akses pendidikan yang adil bagi anak Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: MPLS Sekolah Rakyat Dimulai Serentak, SRMP 22 Sigi Jadi yang Pertama di Sulawesi Tengah

Ia menegaskan bahwa kemiskinan bukan takdir dan setiap anak memiliki hak untuk bermimpi, belajar, dan berkembang. “Sekolah Rakyat hadir untuk memberi kesempatan itu. Dengan pendidikan yang tepat, setiap anak dapat meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

SRT 20 Palu yang berlokasi di BPSDM Daerah Provinsi Sulawesi Tengah menampung 200 siswa dalam delapan rombongan belajar. Dari jumlah tersebut, 125 siswa berada di jenjang Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA/SMA) dan 75 siswa di jenjang Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP/SMP).

Mayoritas siswa berasal dari Kota Palu (148 siswa), sementara lainnya dari Poso (21 siswa), Sigi (19 siswa), Banggai Kepulauan (4 siswa), Donggala (4 siswa), Parigi Moutong (3 siswa), dan Buol (1 siswa).

Baca Juga: Akses Digital Merata: Meutya Hafid Pastikan Sekolah Rakyat Yogyakarta Terkoneksi Internet

Di tingkat SMA, terdapat 58 siswa laki-laki dan 67 siswa perempuan. Sementara di tingkat SMP, terdiri dari 37 siswa laki-laki dan 38 siswa perempuan. Keberagaman daerah dan agama para siswa menjadi ciri khas Sekolah Rakyat yang mengusung prinsip inklusivitas dan pemerataan pendidikan.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, yang membacakan sambutan Gubernur Anwar Hafid, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mewujudkan SRT 20 Palu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X