Di sisi lain, komentar Bukhori Bahri menyoroti pernyataan sang ayah yang membawa-bawa nama Merah Putih. "Bapak bela keluarga boleh, tapi jangan selalu bawa institusi," ujarnya.
Namun komentar ini dibantah warganet lain seperti Teguh Winarto dan Mahran Gunsek yang meminta empati atas rasa kehilangan dan kemarahan seorang ayah yang sedang berduka akibat hukum yang tak berpihak.
Insiden ini bukanlah yang pertama. Berdasarkan data dari Komnas HAM, sepanjang tahun 2023, terdapat lebih dari 80 laporan terkait kekerasan oleh aparat, termasuk militer.
Baca Juga: Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan Prabowo: Soliditas Kabinet Merah Putih Tuai Apresiasi
Kasus Prada Lucky menjadi contoh nyata bagaimana sistem yang seharusnya melindungi justru kadang menjadi sumber luka bagi rakyatnya sendiri.
Sebagai bentuk tindak lanjut, pihak kepolisian dan militer dilaporkan telah menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam pemukulan terhadap Prada Lucky.
Namun masyarakat menuntut agar proses hukum dilakukan secara transparan dan adil, tanpa perlindungan institusional terhadap pelaku.
Baca Juga: Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan Prabowo: Soliditas Kabinet Merah Putih Tuai Apresiasi
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa kehormatan bukan hanya soal seragam dan jabatan, tapi tentang bagaimana sebuah institusi menjaga nyawa, keadilan, dan kepercayaan rakyat. Sudah saatnya TNI kembali ke jalur kehormatan.***
Artikel Terkait
PMK 49 2025: Jurus Baru Pemerintah Atasi Krisis Permodalan Koperasi Desa
Merah Putih Jadi Simbol Koperasi Desa: Pemerintah Satukan Regulasi Pembiayaan Kopdes/Kel
Tragedi Diam di Perbatasan Gaza: 22 Ribu Kontainer Logistik Mengantre, Perut Rakyat Tetap Kosong
Sadis! Pencurian Ternak di Palu, Sapi Dimutilasi di Lokasi Kejadian
Dorong Kemandirian Energi, Koperasi Merah Putih Ditetapkan Jadi Pangkalan Resmi LPG 3 Kg
Kopdes Merah Putih Jadi Senjata Baru Tumpas Kemiskinan Desa"
Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan Prabowo: Soliditas Kabinet Merah Putih Tuai Apresiasi
Koperasi Desa Merah Putih, Pilar Baru Kedaulatan Ekonomi Rakyat dari Pinggiran
Diduga Karena Cemburu Buta, Suami Rela Bakar Istri Hidup - Hidup di Mamboro, Kota Palu
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid Antar Dua ASN Pemkot Palu Magang di Itjen Kemendagri