JAKARTA, METROSELEBES.COM – Koperasi Desa Merah Putih hadir sebagai pilar baru dalam membangun kedaulatan ekonomi dari desa.
Diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, program ini menjadi jawaban konkret terhadap ketimpangan akses masyarakat desa terhadap kebutuhan dasar seperti sembako, layanan kesehatan, dan fasilitas keuangan.
Hingga Agustus 2025, telah terbentuk 80.081 koperasi desa atau kelurahan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan Prabowo: Soliditas Kabinet Merah Putih Tuai Apresiasi
Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya menjadi unit usaha biasa, namun merupakan fondasi sistem ekonomi desa yang inklusif, adil, dan berdaulat.
Melalui koperasi ini, pemerintah menargetkan penciptaan hingga 2 juta lapangan kerja, peningkatan nilai tukar petani, serta perluasan partisipasi kelompok rentan seperti perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Adapun unit-unit layanan yang terdapat di dalam Koperasi Desa Merah Putih meliputi:
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Jadi Senjata Baru Tumpas Kemiskinan Desa
Gerai Sembako,
Apotek Desa,
Klinik Desa,
Gerai Simpan Pinjam,
Gerai Pergudangan,
Artikel Terkait
Kado Merdeka untuk Guru PAUD: 253 Ribu Pendidik Dapat Bantuan di HUT RI ke-80
Setelah Dapat BSU, Kini Guru Non ASN Dapat Bantuan Insentif Guru dan Afirmasi Kualifikasi S1
Prabowo Optimis Indonesia Bebas Kemiskinan Jauh Sebelum 2045, Pemerintah Genjot Aksi Lewat Inpres 8/2025
PMK 49 2025: Jurus Baru Pemerintah Atasi Krisis Permodalan Koperasi Desa
Merah Putih Jadi Simbol Koperasi Desa: Pemerintah Satukan Regulasi Pembiayaan Kopdes/Kel
Tragedi Diam di Perbatasan Gaza: 22 Ribu Kontainer Logistik Mengantre, Perut Rakyat Tetap Kosong
Sadis! Pencurian Ternak di Palu, Sapi Dimutilasi di Lokasi Kejadian
Dorong Kemandirian Energi, Koperasi Merah Putih Ditetapkan Jadi Pangkalan Resmi LPG 3 Kg
Kopdes Merah Putih Jadi Senjata Baru Tumpas Kemiskinan Desa"
Evaluasi 10 Bulan Pemerintahan Prabowo: Soliditas Kabinet Merah Putih Tuai Apresiasi