KEDIRI, METROSELEBES.COM – Kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ke Kediri, Jawa Timur, pada Selasa (17/7) menjadi bukti konkret keseriusan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tebu nasional.
Ini merupakan kunjungan ketiga dalam sebulan terakhir sebagai bagian dari strategi mempercepat swasembada gula nasional.
Dalam kegiatan Sarasehan Petani yang dihadiri sekitar 5.000 peserta, Mentan memaparkan empat jurus strategis untuk mendongkrak sektor perkebunan tebu.
Baca Juga: DPR Dorong RUU Guru dan Dosen, Pengabdian di 3T Akan Diapresiasi Setara
Empat strategi tersebut mencakup:
- Akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah 6% khusus untuk petani tebu,
- Subsidi bibit dan jaminan harga pokok petani (HPP), termasuk dana Rp1,5 triliun untuk pembelian gula,
- Perbaikan regulasi dan distribusi pupuk bersubsidi,
- Penindakan tegas terhadap pengecer pupuk nakal.
Langkah-langkah ini, menurut Mentan, merupakan jawaban nyata terhadap berbagai aspirasi petani yang selama ini menyoroti mahalnya biaya produksi, ketidakpastian harga jual, hingga kesulitan mendapatkan pupuk subsidi.
Baca Juga: IEU-CEPA Disepakati, Prabowo Kukuhkan Posisi Tawar RI di Eropa
Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, BUMN sektor gula, dan antusiasme ribuan petani, Kementerian Pertanian optimistis produktivitas tebu akan meningkat signifikan.
Pemerintah menegaskan kehadirannya di lapangan dengan membawa solusi konkret dari sisi regulasi, pembiayaan, hingga pengawasan distribusi.
Sebagai pembanding, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, produksi tebu nasional tercatat sekitar 2,3 juta ton, jauh dari kebutuhan nasional yang mencapai lebih dari 3 juta ton.
Baca Juga: Payung Hukum Baru: PMK Siap Dukung Pembiayaan Kopdes Merah Putih dari Bank Himbara
Hal ini menunjukkan pentingnya percepatan reformasi sektor ini, agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor gula.
Dalam laporan sebelumnya, Menteri Amran juga sempat menyoroti bahwa keberhasilan swasembada pangan, termasuk gula, hanya dapat tercapai jika pemerintah dan petani bersinergi dalam kebijakan dan aksi nyata di lapangan.
Artikel Terkait
Anggota DPR RI Usulkan Satu Orang, Hanya Boleh Punya Satu Akun Media Sosial
Blak-blakan di DPR, Mentan Amran Ungkap Pejabat Kementan Jadi DPO dalam Kasus Mafia Pangan
Rudal Al Qassam, Tank Israel Rontok di Beit Lahia
RPJMD Provinsi Sulteng Segera Disahkan, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Telah Sinkron Dengan RPJMN
Tolak Pemecahan Suriah, Tokoh Druze: Kami Bersama Negara yang Menjaga Martabat dan Hak Kami
Serangan Udara Mengguncang Jantung Komando Militer Suriah di Damaskus
IEU-CEPA Disepakati, Prabowo Kukuhkan Posisi Tawar RI di Eropa
Kopdes Diperkuat, Pelatihan SDM & Kelembagaan Jadi Langkah Strategis Pemerintah
DPR Dorong RUU Guru dan Dosen, Pengabdian di 3T Akan Diapresiasi Setara
Payung Hukum Baru: PMK Siap Dukung Pembiayaan Kopdes Merah Putih dari Bank Himbara