Jika Tiongkok membatasi ekspor atau mengacaukan pasokan, dampaknya bisa mengganggu stabilitas jaringan Bitcoin secara global dan merugikan pengguna serta investor AS, lanjut Deaton.
Ekonom dari American Institute for Economic Research, Ryan M. Yonk, menilai bahwa perusahaan tambang raksasa AS seperti MARA, Core Scientific, CleanSpark, dan Riot Platforms sangat bergantung pada perangkat buatan Tiongkok — sebuah ketergantungan yang dinilai "berpotensi bermasalah" di masa depan.
Baca Juga: Tokyo Gas Pantau Konflik Iran-Israel, Siap Tambah Impor LNG dari AS
Meskipun pabrik mulai dibangun di AS, dalam jangka pendek para penambang masih akan membeli rig dari Tiongkok dan menanggung beban tarif yang lebih tinggi.
“Tapi ini bukan soal menghancurkan industri, melainkan memaksa perubahan strategis yang sebenarnya sudah lama dibutuhkan,” ujar Kadan Stadlemann, CTO dari platform kripto Komodo.