Namun, Ozaki menilai risiko itu masih dalam batas wajar. “Kemungkinan adanya peningkatan modal memang belum sepenuhnya hilang, tapi mungkin tidak sebesar yang dikhawatirkan sebelumnya,” katanya, merujuk pada pernyataan Trump yang menyebutkan Nippon Steel akan menggelontorkan dana $14 miliar dalam 14 bulan ke depan.
Baca Juga: Amazon Gelontorkan Rp210 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur Data Center dan AI di Australia
Ia juga menepis kekhawatiran soal risiko manajemen terkait golden share. “Nippon Steel memproyeksikan pertumbuhan permintaan untuk produk baja berkualitas tinggi di AS, sehingga pemangkasan produksi maupun pengurangan tenaga kerja sangat kecil kemungkinannya terjadi,” tutup Ozaki.