Data dan Dampak. Melalui perjanjian ini, Constellation juga akan memperluas kapasitas Clinton sebesar 30 megawatt (MW) dari kapasitas eksisting 1.121 MW. Saat ini, pembangkit tersebut mampu menyuplai listrik ke sekitar 800.000 rumah di Amerika Serikat.
Clinton Clean Energy Center mulai beroperasi pada tahun 1987. Tahun lalu, Constellation telah mengajukan perpanjangan izin operasional ke Komisi Regulasi Nuklir AS agar dapat beroperasi hingga tahun 2047.
Baca Juga: Pemilu atau Penghakiman? Rakyat Korea Selatan Menentukan Nasib Bangsa
Kinerja Saham. Menanggapi kabar ini, saham Constellation Energy melonjak tajam sebesar 13,4% menjadi USD 355,5 dalam perdagangan pra-pasar, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek bisnis jangka panjang perusahaan.