internasional

Trump: "Putin Sudah Gila!" Serangan Udara Terbesar Rusia ke Ukraina Picu Kecaman dan Ancaman Sanksi Baru

Senin, 26 Mei 2025 | 17:08 WIB
Koran-koran harian dengan sampul yang didedikasikan untuk panggilan telepon terbaru antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dipajang di sebuah kios koran di jalanan Moskow, Rusia. Source FOTO: REUTERS

Dalam pernyataan di hadapan wartawan di Bandara Morristown, New Jersey, Trump kembali mengecam Putin. “Saya tidak tahu apa yang salah dengannya. Apa yang sebenarnya terjadi padanya? Dia membunuh banyak orang. Saya tidak senang dengan itu,” katanya.

 

Ia mengindikasikan kemungkinan pemberlakuan sanksi baru terhadap Rusia sebagai respons atas serangan brutal tersebut.

Baca Juga: Macron Kunjungi Vietnam: Teken Kesepakatan Airbus dan Satelit, Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Menurut laporan terbaru, total 367 drone dan rudal diluncurkan dalam serangan udara yang menewaskan sedikitnya 12 orang, termasuk tiga anak-anak di wilayah Zhytomyr. Ini menjadikannya serangan terbesar dari segi jumlah senjata yang digunakan, meskipun serangan lain sebelumnya menimbulkan lebih banyak korban jiwa.

 

Meski terus mendesak diadakannya perundingan damai, upaya Trump belum membuahkan hasil karena kedua belah pihak masih berselisih jauh. Sementara itu, pertempuran di garis depan semakin intens, dengan Rusia terus mengklaim kemajuan di Ukraina timur dan kedua pihak saling meluncurkan drone dalam jumlah besar.

Baca Juga: BI Longgarkan Aturan, Perbankan Dapat Napas Baru Jelang Paruh Kedua 2025

Rusia tetap menyebut invasinya sebagai “operasi militer khusus” untuk melindungi diri dari ancaman perluasan NATO, sedangkan Ukraina menyebutnya sebagai agresi tak beralasan yang melanggar kedaulatan negara.

Halaman:

Tags

Terkini