STOCKHOLM,METROSELEBES.COM-Volvo Cars mengumumkan penundaan dimulainya produksi massal di pabrik barunya yang tengah dibangun di Kosice, Slovakia, dari jadwal semula tahun 2026 menjadi awal tahun 2027. Keputusan ini diambil untuk menyelaraskan kembali jadwal peluncuran produk baru perusahaan asal Swedia tersebut. Seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (04/07/2025).
Baca Juga: Peretasan Sistem Bocorkan Data Pelanggan Louis Vuitton Korea, Keamanan Diperketat
Juru bicara Volvo menyampaikan bahwa penundaan ini bukan keputusan yang baru diambil, namun ia enggan mengungkap kapan keputusan tersebut ditetapkan. Meskipun Volvo belum mengumumkan secara resmi model apa yang akan diproduksi di fasilitas baru ini, pihak perusahaan mengatakan bahwa pabrik tersebut akan memproduksi model generasi terbaru Volvo.
Pabrik Kosice diproyeksikan memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 250.000 unit. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Volvo untuk meningkatkan efisiensi dan menyesuaikan struktur biaya produksi.
Menariknya, Polestar — merek mobil listrik mewah yang juga dimiliki oleh induk perusahaan Volvo, Geely Holding asal Tiongkok — mengumumkan secara terpisah bahwa mereka akan memproduksi SUV Polestar 7 di pabrik yang sama mulai tahun 2028. Hal ini menunjukkan kemungkinan pabrik Kosice akan menjadi pusat produksi bersama bagi beberapa merek dalam naungan Geely.
Baca Juga: Kredit Pajak Kendaraan Listrik AS Berakhir 30 September, Penjualan EV Diprediksi Melonjak Sementara
Kembalinya Hakan Samuelsson sebagai CEO Volvo pada April lalu turut membawa sejumlah langkah signifikan, termasuk pemangkasan 3.000 posisi pekerja kantoran dan peluncuran program efisiensi biaya besar-besaran. Samuelsson juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Volvo dan merek lain di bawah Geely, terutama dalam berbagi fasilitas produksi dan rantai pasok.
“Berbagi pabrik akan sangat menguntungkan bagi kami, karena pada akhirnya biaya harus ditanggung oleh volume produksi yang dihasilkan,” kata Samuelsson kepada para analis.
Baca Juga: RUU Pajak dan Belanja Trump Disahkan DPR: Kemenangan Politik Besar yang Picu Polemik Nasional
Dengan strategi baru ini, Volvo berupaya menguatkan posisinya dalam industri otomotif global yang semakin kompetitif, sembari mempererat sinergi dengan sesama merek dalam keluarga besar Geely.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Siap Luncurkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Dipacu Bangkit
Defisit APBN 2025 Melebar, Pemerintah Gunakan SAL Rp85,6 Triliun Atas Restu DPR
Arief Rosyid Puji Ketegasan Bahlil Lahadalia: Detail, Tegas dan Total Demi Swasembada Energi
Luhut Temui Jokowi, Doakan Kesembuhan dan Ingatkan Pentingnya Menghormati Pemimpin Terdahulu
Puan Maharani: Pimpinan Parpol Akan Berkumpul Bahas Putusan MK Soal Pemilu Terpisah
Hasto Kristiyanto Dituntut 7 Tahun Penjara Terkait Skandal Suap dan Perintangan Penyidikan
Inilah Kekuatan dan Senjata Iran Yang Paling Mematikan dan Bisa Melumpuhkan Dunia Jika Dikeluarkan..!
RUU Pajak dan Belanja Trump Disahkan DPR: Kemenangan Politik Besar yang Picu Polemik Nasional
Kredit Pajak Kendaraan Listrik AS Berakhir 30 September, Penjualan EV Diprediksi Melonjak Sementara
Peretasan Sistem Bocorkan Data Pelanggan Louis Vuitton Korea, Keamanan Diperketat