JAKARTA, METROSELEBES.COM – Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyambangi Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk bersilaturahmi sekaligus mendoakan kesembuhan sang mantan presiden yang tengah menjalani masa pemulihan.
Pertemuan penuh kehangatan itu diungkapkan Luhut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kamis (3/7/2025).
Dalam narasinya, Luhut menyebut pertemuan itu sebagai bentuk perhatian kepada sahabat sekaligus mantan atasan yang telah banyak berjasa bagi bangsa.
Baca Juga: Gelar Perkara Ijazah Jokowi Digelar Kamis, Roy Suryo Siap Hadir sebagai Ahli
“Saya menyempatkan diri bertemu sahabat sekaligus mantan atasan saya Bapak Jokowi,” tulis Luhut.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut, Jokowi didampingi sang istri, Iriana.
Luhut pun hadir bersama istrinya. Meski belum sepenuhnya pulih, Jokowi tetap menyambut hangat kehadiran mereka.
“Dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih, beliau tetap menyambut kami,” ungkap Luhut.
Baca Juga: Jokowi Disebut Tak Jadi Maju Jadi Caketum PSI, Kaesang: Masa Anak Sama Bapak Saingan
Tak hanya soal kesehatan, keduanya juga berbincang mengenai kenangan masa pemerintahan hingga dinamika politik nasional terkini.
Jokowi bahkan menitipkan salam kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk penghargaan atas kepemimpinan nasional saat ini.
Di sisi lain, Luhut juga menyampaikan keprihatinannya terhadap sikap sebagian pihak yang dinilainya mulai melupakan jasa Jokowi selama dua periode memimpin Indonesia.
“Kami berdua merasa cukup sedih karena masih ada yang seolah melupakan jasa beliau,” ujarnya.
Padahal, menurut Luhut, menghormati pemimpin terdahulu adalah bagian penting dari budaya bangsa yang selalu dijunjung, termasuk oleh Presiden Prabowo.
Artikel Terkait
Kopdes Merah Putih Jadi Motor Penggerak Pengentasan Angka Pengangguran di Desa
Pulau Strategis di Bali dan NTB Diduga Dikuasai Asing, Menteri ATR/BPN Turun Tangan
SBY Soroti Krisis Iklim Dunia: Jangan Biarkan Ambisi dan Ego Kalahkan Kesadaran Lingkungan
Koperasi Desa Jadi Pilar Ekonomi Baru: Empat Fokus Prabowo Mulai Diterapkan Lewat Kopdes Merah Putih
Jejak Sejarah Koperasi: awal Koperasi ingin lepas dariJeratan Rentenir hingga Kopdes Merah Putih
Fenomena Istiwa A’zam 2025: Momen Akurat Menentukan Arah Kiblat, Kemenag Terbitkan Edaran Resmi
Koperasi Merah Putih Harus Jadi Motor Ekonomi Desa, Bukan Sekadar Program
Presiden Prabowo Siap Luncurkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Dipacu Bangkit
Defisit APBN 2025 Melebar, Pemerintah Gunakan SAL Rp85,6 Triliun Atas Restu DPR
Arief Rosyid Puji Ketegasan Bahlil Lahadalia: Detail, Tegas dan Total Demi Swasembada Energi