Cadangan Beras Pemerintah Pecahkan Rekor, Jamin Stabilisasi Harga dan Ketahanan Pangan Nasional

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 22 Juni 2025 | 18:46 WIB
Cadangan beras pemerintah kini mencatatkan sejarah baru dengan menembus angka 4 juta ton, tertinggi sepanjang masa. (Instagram kementerianpertanian)
Cadangan beras pemerintah kini mencatatkan sejarah baru dengan menembus angka 4 juta ton, tertinggi sepanjang masa. (Instagram kementerianpertanian)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Cadangan beras pemerintah kini mencatatkan sejarah baru dengan menembus angka 4 juta ton, tertinggi sepanjang masa.

Pencapaian ini diumumkan oleh Kementerian Pertanian sebagai bukti nyata bahwa sektor pertanian kembali menunjukkan ketangguhan dan daya adaptasinya di tengah tantangan global dan domestik.

Angka ini bukan sekadar simbol kekuatan logistik, melainkan fondasi stabilisasi harga di pasar serta perlindungan terhadap petani dan masyarakat umum.

Baca Juga: AS Bom Tiga Lokasi Nuklir Iran, Teheran Pastikan Tak Ada Radiasi

Dalam keterangan resmi, Kementerian Pertanian menegaskan bahwa cadangan ini akan dimanfaatkan untuk menjaga ketersediaan dan distribusi beras nasional, khususnya menghadapi potensi krisis pangan atau bencana alam.

"Stok cadangan beras pemerintah tembus 4 juta ton," tulis akun resmi Kementerian Pertanian.

"Pertanian kembali menunjukkan ketangguhannya sebagai sektor terbesar yang berkontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian nasional."

Baca Juga: Serangan Senyap AS ke Iran: Trump Klaim Sukses Bom Nuklir Fordow

Data dari Badan Pangan Nasional sebelumnya menyebutkan bahwa kebutuhan konsumsi beras nasional per bulan berkisar antara 2,5 hingga 2,8 juta ton.

Dengan cadangan saat ini, Indonesia memiliki buffer pangan yang cukup untuk lebih dari satu bulan penuh konsumsi nasional—sebuah langkah strategis yang memberikan ketenangan di tengah ketidakpastian global.

Selain itu, langkah ini dinilai mampu menjaga harga beras tetap stabil, terlebih menjelang musim paceklik dan menghadapi dampak perubahan iklim terhadap pola tanam.

Baca Juga: Ekowisata Berbasis Warga: Sentra Pasar Khatulistiwa Hidupkan Ekonomi Lokal di Dusun Bambu

Kementerian Pertanian pun menegaskan bahwa mereka akan terus mengawasi distribusi agar petani tetap sejahtera dan masyarakat dapat mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X