TEL AVIV – METROSELEBES.COM – Persaingan militer antara Israel dan Iran semakin memanas, dengan data terbaru menunjukkan ketimpangan signifikan dalam beberapa aspek kekuatan tempur, meskipun keduanya memiliki keunggulan masing-masing dalam sistem persenjataan dan jumlah personel.
Perbandingan kekuatan ini memperlihatkan potensi konfrontasi berskala besar antara Israel vs Iran yang bisa mengubah peta keamanan di Timur Tengah.
Dalam kategori tentara aktif, Iran unggul sangat jauh dengan 49.496.685 personel, dibandingkan dengan Israel yang hanya memiliki 3.949.099 personel.
Baca Juga: Benarkah Israel Targetkan Pergantian Rezim Iran? Ini Motif dan Manuvernya di Timur Tengah
Perbedaan angka yang mencolok ini memperlihatkan dominasi Iran dari segi kuantitas, meskipun belum tentu kualitas.
Namun, dalam hal pesawat tempur, Israel justru lebih unggul dengan 611 unit dibandingkan Iran yang memiliki 551 unit.
Keunggulan Israel ini menunjukkan kekuatan udaranya yang lebih terorganisir dan terfokus pada teknologi canggih serta kesiapan tempur yang tinggi.
Pada sektor artileri, kedua negara memiliki self-propelled artillery dengan jumlah yang hampir setara, yakni 352 milik Israel dan 392 milik Iran.
Baca Juga: China Evakuasi Warganya dari Iran dan Israel, Peringatkan Kemacetan di Perbatasan
Tapi perbedaan mencolok muncul dalam mobile rocket projectors, di mana Iran memiliki 1.517 unit, sementara Israel hanya memiliki 183 unit.
Ini menunjukkan dominasi Iran dalam kemampuan serangan roket jarak menengah.
Sistem pertahanan udara juga menjadi pembeda besar. Israel mengandalkan teknologi tinggi seperti Iron Dome dan Arrow, sistem pertahanan yang telah teruji melindungi wilayahnya dari serangan roket.
Sementara itu, Iran menyiapkan rudal balistik dan rudal jelajah sebagai bagian dari sistem pertahanan dan serangannya.
Analisis dari Global Firepower 2024 menempatkan Iran dalam 20 besar kekuatan militer dunia berdasarkan jumlah personel dan logistik, namun Israel unggul dalam teknologi, kemampuan pertahanan udara, dan koordinasi unit tempur.
Artikel Terkait
Rembug Inpres 8/2025: Menko PM Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2026
Kopdes Merah Putih, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Desa yang Tak Menggeser Usaha Warga
Solusi Ekonomi Desa: Rantai Pendek, Harga Bersahabat
Relokasi Geologis Mendesak: Pemerintah Pastikan Zona Aman Pascagerakan Tanah Purwakarta
Cold Storage Merah Putih: Solusi Nelayan Lawan Harga Tekan dan Ikan Busuk
7,3 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Kuota Nasional Tetap Aman
Pendidikan Jadi Garda Terdepan Atasi Kemiskinan Ekstrem, Menko PMT Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
China Evakuasi Warganya dari Iran dan Israel, Peringatkan Kemacetan di Perbatasan
Bertemu Putin, Prabowo Bahas Langkah Awal Indonesia Miliki Energi Nuklir
Benarkah Israel Targetkan Pergantian Rezim Iran? Ini Motif dan Manuvernya di Timur Tengah