JAKARTA, METROSELEBES.COM – Sebanyak 7,3 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) resmi dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial RI.
Hal ini terjadi karena para peserta tersebut tidak tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau dinilai telah berstatus sejahtera.
Dalam konferensi pers Program Penerima Bantuan Iuran yang digelar pada Rabu (18/06/2025), Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa langkah penonaktifan ini tidak akan mengurangi kuota nasional bantuan.
“Kuota nasional tetap, hanya dialihkan kepada masyarakat yang lebih berhak,” ujar Gus Ipul.
Baca Juga: Cold Storage Merah Putih: Solusi Nelayan Lawan Harga Tekan dan Ikan Busuk
Peserta PBI JKN yang dinonaktifkan akan segera digantikan oleh warga tidak mampu yang telah terdata secara valid dalam sistem DTSEN.
Proses ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial, termasuk program jaminan kesehatan.
Sebagai informasi tambahan, DTSEN adalah basis data sosial ekonomi terintegrasi yang dikembangkan untuk memastikan berbagai program bansos tepat sasaran.
Data ini mencakup sekitar 129 juta individu yang dikategorikan menurut tingkat kesejahteraan ekonomi, berdasarkan verifikasi dan validasi dari pemerintah pusat dan daerah.
Baca Juga: Relokasi Geologis Mendesak: Pemerintah Pastikan Zona Aman Pascagerakan Tanah Purwakarta
Bagi masyarakat yang merasa masih layak menerima manfaat namun terdampak penonaktifan, Kementerian Sosial memberi ruang pengajuan ulang melalui pemerintah daerah.
Proses ini terbuka sepanjang masyarakat dapat menunjukkan kriteria ketidakmampuan yang sesuai dengan standar DTSEN.
Kebijakan ini sejalan dengan amanat Presiden untuk memperkuat akurasi penyaluran bantuan sosial serta mempercepat transformasi perlindungan sosial berbasis data digital yang terintegrasi dan dinamis.
Artikel Terkait
Israel Gempur Situs Nuklir Iran, Termasuk Fasilitas di Bushehr yang Didukung Rusia
Distribusi Pupuk Subsidi 2025 Dipercepat, Petani Diuntungkan Lewat Skema Baru
Israel Gempur PLTN Bushehr, Serangan Terbesar ke Fasilitas Nuklir Iran
Ekonomi Desa Berputar, Warga Sejahtera Lewat Koperasi
Transformasi Desa Lewat Koperasi: Target Ambisius Kopdes 2025
Rembug Inpres 8/2025: Menko PM Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2026
Kopdes Merah Putih, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Desa yang Tak Menggeser Usaha Warga
Solusi Ekonomi Desa: Rantai Pendek, Harga Bersahabat
Relokasi Geologis Mendesak: Pemerintah Pastikan Zona Aman Pascagerakan Tanah Purwakarta
Cold Storage Merah Putih: Solusi Nelayan Lawan Harga Tekan dan Ikan Busuk