Kunjungan Bersejarah Raja Charles III ke Kanada, Tegaskan Dukungan di Tengah Ambisi Trump

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Selasa, 27 Mei 2025 | 03:38 WIB
Raja Charles III dan Ratu Camilla dari Inggris tiba di Bandara Ottawa di Ontario, saat sang ratu mengenakan gaun mantel berumbai berwarna merah muda pucat dan bros berlian berbentuk daun maple yang diberikan kepada Ratu Elizabeth (Ibu Suri) oleh Raja George VI, yang juga pernah dikenakan oleh Ratu.
Raja Charles III dan Ratu Camilla dari Inggris tiba di Bandara Ottawa di Ontario, saat sang ratu mengenakan gaun mantel berumbai berwarna merah muda pucat dan bros berlian berbentuk daun maple yang diberikan kepada Ratu Elizabeth (Ibu Suri) oleh Raja George VI, yang juga pernah dikenakan oleh Ratu.

OTTAWA,METROSELEBES.COM-Raja Charles III tiba di ibu kota Kanada, Ottawa, pada Senin dalam kunjungan kenegaraan penuh makna yang menegaskan dukungannya terhadap negara persemakmuran tersebut, yang masih mengakui dirinya sebagai kepala negara.

Baca Juga: Anwar Ibrahim Soroti Terobosan dalam Krisis Myanmar dan Serukan Persatuan ASEAN Hadapi Ancaman Tarif AS

Kunjungan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik akibat pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS. Seperti dikutip dari Reuters, Senin (26/05/2025).

 

Didampingi oleh Ratu Camilla, Raja Charles disambut langsung di landasan Bandara Ottawa oleh Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Gubernur Jenderal Mary Simon, perwakilan resmi raja di Kanada. Ini merupakan kunjungan pertama Raja Charles ke Kanada sejak naik takhta pada September 2022.

Baca Juga: Sekab Teddy Sebut Presiden Prabowo Dukung Papua Nugini Bergabung Dengan ASEAN

Dalam kunjungan ini, Raja Charles dijadwalkan membuka sesi parlemen Kanada pada Selasa, sebuah kehormatan yang terakhir kali dilakukan oleh seorang raja Inggris 68 tahun lalu, saat ibunya, mendiang Ratu Elizabeth II, menjalankan tugas tersebut. Meskipun tengah menjalani pengobatan kanker, Raja Charles tetap meluangkan waktu untuk kunjungan dua hari ini sebagai bentuk komitmen terhadap Kanada, salah satu dari 15 negara yang masih menjadikannya sebagai raja.

Baca Juga: Raja Charles Kunjungi Kanada: Simbol Dukungan di Tengah Isu Aneksasi oleh Trump

Pernyataan Presiden Trump yang ingin menggabungkan Kanada sebagai bagian dari Amerika Serikat telah menuai kecaman keras dari pemerintah Kanada. PM Mark Carney, yang baru saja terpilih kembali bulan lalu, mempertegas sikap tegasnya terhadap ambisi Trump. "Perdana Menteri telah menegaskan bahwa Kanada tidak untuk dijual—sekarang maupun selamanya," tegas Ralph Goodale, duta besar Kanada untuk Inggris.

 

Kunjungan Raja Charles dinilai sebagai bentuk dukungan moral terhadap kedaulatan Kanada. Ia telah menunjukkan sinyal dukungan ini dalam berbagai kesempatan sebelumnya, seperti mengenakan medali Kanada, menyebut dirinya sebagai Raja Kanada, dan menggambarkan bendera Kanada sebagai "simbol yang selalu membangkitkan rasa bangga dan kagum".

Baca Juga: Inilah Penyebab Kebakaran Kodim 1307/Poso, Api Pertama Kali Dilihat Oleh Warga

Namun, sang raja juga harus menjaga keseimbangan diplomatik, terutama karena Perdana Menteri Inggris Keir Starmer tengah berupaya menjaga hubungan baik dengan Trump terkait isu Ukraina dan perdagangan. Bahkan, Raja Charles disebut telah mengundang Trump untuk kunjungan kenegaraan kedua—langkah yang menuai kritik dari sebagian warga Kanada.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X