Serangan Udara Israel Tewaskan Lebih dari 100 Warga Gaza di Tengah Upaya Gencatan Senjata

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Minggu, 18 Mei 2025 | 19:18 WIB
Warga Palestina memeriksa kerusakan di lokasi serangan Israel terhadap kamp tenda yang menampung pengungsi, di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan, 18 Mei 2025. Source FOTO: REUTERS
Warga Palestina memeriksa kerusakan di lokasi serangan Israel terhadap kamp tenda yang menampung pengungsi, di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan, 18 Mei 2025. Source FOTO: REUTERS

Rumah Sakit Al-Shifa, rumah sakit terbesar di Gaza, menyerukan sumbangan darah dari masyarakat akibat lonjakan korban yang terus berdatangan. Mereka melaporkan menerima 40 jenazah dan puluhan korban luka hanya dalam semalam.

Baca Juga: China Kenakan Bea Masuk Hingga 74,9% pada Impor Plastik Rekayasa dari AS, UE, Jepang, dan Taiwan

Layanan Darurat Sipil Palestina menyatakan bahwa 75% armada ambulans telah berhenti beroperasi akibat kekurangan bahan bakar. Mereka memperingatkan bahwa semua kendaraan penyelamat bisa lumpuh total dalam waktu 72 jam jika bahan bakar tidak diizinkan masuk.

 

Israel menyatakan bahwa tujuannya di Gaza adalah menghancurkan kekuatan militer dan pemerintahan Hamas yang menyerang komunitas Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang lainnya.

 

Sejak itu, kampanye militer Israel telah meluluhlantakkan Gaza, memaksa hampir seluruh penduduknya mengungsi, dan menewaskan lebih dari 53.000 orang, menurut otoritas kesehatan di wilayah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Rekomendasi

Terkini

X