Kini, 70% wilayah Gaza telah menjadi zona terlarang, menurut PBB. Lebih dari 436.000 orang mengungsi sejak Maret 2025. Di Tepi Barat, 40.000 lainnya mengalami hal serupa. Kamp-kamp yang dulu hidup, kini sunyi. Tanpa listrik, tanpa air, tanpa harapan.
Baca Juga: Dapur Umum Gaza Nyaris Lumpuh, Ratusan Ribu Warga Terancam Kelaparan Akibat Blokade Israel
Lebih dari sekadar peringatan sejarah, Hari Nakba tahun ini menjadi cerminan luka yang belum sembuh dan penderitaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Di tengah reruntuhan dan penderitaan, satu hal yang terus hidup: semangat untuk tetap bertahan.