Ia juga menambahkan bahwa jika situasi tarif dengan Tiongkok belum terselesaikan menjelang peluncuran iPhone 17, besar kemungkinan India akan menjadi sumber utama pengiriman model baru tersebut ke AS.
Tarif Sementara Ditangguhkan, Tapi Ketidakpastian Masih Membayangi
Presiden Donald Trump pada awal April mengumumkan rencana pengenaan tarif baru terhadap berbagai perangkat elektronik, termasuk smartphone. Namun, beberapa hari kemudian, pemerintah AS memutuskan untuk menunda pemberlakuan tarif selama 90 hari, guna memberi waktu negosiasi dagang dengan Tiongkok.
Baca Juga: Trump Tarik Diri dari Jalur Damai, AS-Ukraina Kunci Aliansi Ekonomi dan Militer
Meski demikian, pelaku industri tidak tinggal diam. Mereka memilih bertindak cepat dengan mempercepat pengiriman dan merancang ulang rantai pasok agar lebih tahan terhadap risiko kebijakan yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Lonjakan pengiriman ponsel ke AS pada Maret bukan hanya fenomena sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang para raksasa teknologi untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tiongkok, memperkuat produksi di negara-negara Asia Selatan seperti India, serta menghadapi dinamika geopolitik global yang kian kompleks.