China sendiri mengekspor barang senilai USD 240 miliar melalui jalur ini secara global tahun lalu, menyumbang 1,3% dari total Produk Domestik Bruto (PDB)-nya.
Meskipun langkah pelonggaran tarif ini memberi napas bagi pelaku usaha di kedua negara, para ahli menilai kebijakan ini bukanlah kembalinya masa-masa keemasan. Justru, ini bisa menjadi awal dari fase baru dalam perdagangan global yang lebih berhati-hati dan terkontrol.