Analis terkejut dengan skala pemangkasan tarif ini. Kepala Ekonom Pinpoint Asset Management di Hong Kong, Zhiwei Zhang, menyebut langkah ini di luar ekspektasi.
“Awalnya saya kira pemangkasan hanya sampai 50 persen. Ini kabar sangat positif, tidak hanya bagi China dan AS, tapi juga bagi kestabilan ekonomi dunia,” ujarnya.
Dengan sinyal positif dari dua kekuatan ekonomi terbesar dunia ini, pasar global pun menyambut optimisme baru.
Investor kini berharap kondisi rantai pasok dan pertumbuhan perdagangan internasional bisa kembali stabil dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Pemerintah Afghanistan Resmi Larang Catur; Federasi Dibubarkan, Pecatur Terkejut
Ribuan Umat Buddha Ikuti Kirab Waisak 2025, Menyusuri Jalan Suci dari Candi Mendut ke Borobudur
Perang Dagang AS–China Mulai Mencair, Kedua Negara Sepakat Pangkas Tarif Impor Selama 90 Hari
Nico Williams & Lamine Yamal: Sahabat di Timnas, Duet Mematikan Jika Bersatu di Barcelona?