Perang Dagang AS–China Mulai Mencair, Kedua Negara Sepakat Pangkas Tarif Impor Selama 90 Hari

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Selasa, 13 Mei 2025 | 07:14 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.  (Foto : Instagram.com/@realdonaldtrump)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto : Instagram.com/@realdonaldtrump)

SWISS, METROSELEBES.COM – Angin segar berembus dari medan perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Dua raksasa ekonomi dunia ini akhirnya mencapai kesepakatan penting untuk memangkas tarif impor secara sementara, dalam pertemuan bilateral yang digelar di Swiss, Senin, 12 Mei 2025.

Baca Juga: Ribuan Umat Buddha Ikuti Kirab Waisak 2025, Menyusuri Jalan Suci dari Candi Mendut ke Borobudur

Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal positif menuju meredanya ketegangan perdagangan yang selama bertahun-tahun mengguncang pasar global dan menambah kecemasan akan bayang-bayang resesi dunia.

Berdasarkan pengumuman bersama, Amerika Serikat akan memangkas tarif tambahan terhadap produk asal China dari 145 persen menjadi 30 persen.

Sebagai timbal balik, China juga menurunkan tarif atas barang-barang asal AS dari 125 persen menjadi 10 persen. Kebijakan ini akan berlaku selama 90 hari ke depan, terhitung sejak Senin.

Baca Juga: Ini Nama 13 Korban Ledakan Amunisi di Garut Teridentifikasi, Dua Perwira TNI dan Warga Sipil Jadi Korban

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyambut baik kesepakatan tersebut.

Menurutnya, ini menjadi penenang bagi pelaku pasar yang sempat terguncang akibat keputusan sepihak Presiden Donald Trump pada April lalu yang menaikkan tarif secara drastis untuk menekan defisit perdagangan AS.

"Kita akhirnya mencapai titik temu. Kedua negara berhasil menjaga kepentingan nasional masing-masing tanpa memperpanjang ketegangan," ujar Bessent dalam keterangan pers.

Baca Juga: Pemerintah Afghanistan Resmi Larang Catur; Federasi Dibubarkan, Pecatur Terkejut

Pasar pun langsung merespons positif. Nilai tukar dolar AS menguat, sementara bursa saham global kompak mengakhiri perdagangan di zona hijau.

Investor global berharap kesepakatan ini bisa membuka jalan menuju perundingan jangka panjang dan penyelesaian permanen atas konflik dagang yang telah lama berlangsung. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X