PALU, METROSELEBES.COM – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China akibat kebijakan tarif resiprokal kian meningkat, memicu perhatian luas dari komunitas internasional.
Kedua negara kini dijadwalkan akan duduk bersama dalam perundingan penting di Jenewa, Swiss, akhir pekan ini.
Baca Juga: India Gempur, Pakistan Ancam Balas! Krisis Dua Negara Nuklir Memanas
Pertemuan tersebut akan mempertemukan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dan Kepala Negosiator Perdagangan, Jamieson Greer, dengan Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng.
Langkah ini disebut sebagai awal dari upaya penyelesaian konflik dagang yang selama ini membebani ekonomi global.
Baca Juga: Langit Memerah, Rudal India Hantam Kompleks di Pakistan, Warga Panik dan Masjid Jadi Sasaran
Dikutip dari Reuters, Bessent menyampaikan bahwa diskusi dengan pihak China akan berfokus pada pengurangan tarif yang lebih luas, termasuk bea masuk atas produk-produk tertentu serta penghapusan kebijakan pengecualian 'de minimis' terhadap impor bernilai rendah.
"Menurut saya ini akan menjadi de-eskalasi. Kita harus meredakan eskalasi sebelum kita dapat bergerak maju," kata Bessent dalam pernyataan resminya di Washington, Rabu, 7 Mei 2025.
Baca Juga: GaroSero Ungkap Rekaman Baru, Kim Sae-ron Diduga Alami Grooming Sejak Remaja oleh Aktor Terkenal
Ketegangan meningkat setelah Presiden China, Xi Jinping, menerapkan tarif balasan terhadap kebijakan Presiden AS, Donald Trump.
Akibatnya, tarif bea masuk impor barang antara kedua negara melonjak drastis, bahkan melampaui 100 persen.
Sementara itu, Kementerian Perdagangan China telah mengonfirmasi kesediaan mereka untuk menghadiri pertemuan di Jenewa.
"Dengan dasar pertimbangan penuh atas ekspektasi global," ujar juru bicara kementerian tersebut.
Artikel Terkait
Biden Kritik Trump soal Ukraina: “Menyerah pada Rusia Adalah Penenangan Gaya Baru
GaroSero Ungkap Rekaman Baru, Kim Sae-ron Diduga Alami Grooming Sejak Remaja oleh Aktor Terkenal
Hyundai Palisade Tampil Mewah dan Tangguh, Jadi SUV Keluarga Pilihan di Segmen Menengah
Paris Bukan Tempat Bahagia Bagi Arsenal, Misi Liga Champions Gagal Total
Kejagung Bongkar Kontrak Fiktif Satelit Kemhan RI, Negara Rugi Rp353 Miliar
Langit Memerah, Rudal India Hantam Kompleks di Pakistan, Warga Panik dan Masjid Jadi Sasaran
Skandal Satelit Kemhan RI, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Termasuk Purnawirawan TNI dan CEO Asing
India Gempur, Pakistan Ancam Balas! Krisis Dua Negara Nuklir Memanas
Sinergi Strategis Kemdiktisaintek dan Basarnas: Inovasi Kampus untuk Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana
Buka Lagi! Beasiswa Garuda Gelombang 2 Resmi Dibuka, Kesempatan Emas Studi ke Luar Negeri Kini di Depan Mata!
Tiga Gedung Fakultas Baru Diresmikan di IPDN Jatinangor, Menko AHY: Menuju Center of Excellence untuk Indonesia Emas 2045!