Langit Memerah, Rudal India Hantam Kompleks di Pakistan, Warga Panik dan Masjid Jadi Sasaran

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Kamis, 8 Mei 2025 | 09:58 WIB
Foto terkini di Pakistan. Source FOTO: BBC News
Foto terkini di Pakistan. Source FOTO: BBC News

MURIDKE,METROSELEBES.COM-Sebuah serangan rudal oleh militer India mengguncang kota Muridke, Punjab, Pakistan, pada Rabu dini hari (8/5). Insiden ini menyebabkan kepanikan warga setempat, terutama karena salah satu target adalah masjid utama dalam kompleks luas yang dikenal memiliki sejarah kontroversial.

 

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa kilometer dari perbatasan India-Pakistan dan sekitar 30 menit dari kota besar Lahore. Meski akses ke lokasi dibatasi, wartawan yang melaporkan dari lapangan menyebutkan adanya kerusakan signifikan, termasuk bangunan yang runtuh dan puing-puing berserakan.

Baca Juga: TRUMP ANCAM FILM LUAR NEGERI: TARIF 100% SIAP DITERAPKAN, HOLLYWOOD DIPAKSA “PULANG KAMPUNG”

Seorang warga setempat yang berada tidak jauh dari lokasi menggambarkan situasi mencekam saat kejadian.

"Langit menyala merah seperti terbakar. Saya langsung keluar rumah saat mendengar ledakan keras," ujar pria yang enggan disebutkan namanya.

Saksi lain mengatakan terdapat tiga ledakan berturut-turut yang mengguncang kawasan tersebut.

 

Kompleks yang menjadi target diketahui menampung sejumlah fasilitas publik, seperti rumah sakit, sekolah, dan madrasah. Menurut informasi yang dihimpun, kompleks ini pernah digunakan oleh kelompok militan Lashkar-e-Taiba (LeT) yang telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh PBB. Setelahnya, lokasi itu dikelola oleh Jamaat-ud-Dawa, yang disebut sebagai organisasi afiliasi LeT. Kedua kelompok itu telah dilarang oleh pemerintah Pakistan, yang kemudian mengambil alih operasional fasilitas.

Baca Juga: Hamas Tolak Lanjutkan Perundingan, Israel Siap Kuasai Seluruh Gaza

Namun, militer India menyatakan bahwa serangan ini ditujukan terhadap "infrastruktur teroris" yang berkaitan dengan insiden pembunuhan wisatawan di Kashmir bulan lalu. Pemerintah Pakistan membantah keterlibatan mereka dalam insiden tersebut dan mengecam serangan yang disebut melanggar kedaulatan negara.

Tim penyelamat masih bekerja di lokasi kejadian untuk mencari kemungkinan korban luka atau tewas di balik reruntuhan. Belum ada konfirmasi resmi terkait jumlah korban hingga laporan ini diturunkan.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: BBC News

Tags

Rekomendasi

Terkini

X