Peristiwa Israel Melarang Warga Palestina Menampung Air Hujan Mengingatkan Pada Perjuangan Indonesia Dulu Untuk Mendapatkan Hak Atas Wilayah Lautnya.

photo author
Takdir Alamsyah, Metro Selebes
- Selasa, 28 November 2023 | 14:34 WIB
MIRIS : Warga Palestina meminum air hujan,  Israel mengatakan Hujan juga merupakan properti mereka  (instagram @savepalestine)
MIRIS : Warga Palestina meminum air hujan, Israel mengatakan Hujan juga merupakan properti mereka (instagram @savepalestine)

Baca Juga: Sukseskan Pramuka Warga Binaan, Kalapas Kelas IIB Ampana Koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Touna Perihal Kesiapan

beliau memperjuangkan hal tersebut dengan menyatakan Indonesia menganut prinsip negara kepulauan atau archipelagic state, dimana wilayah lautnya adalah termasuk laut di sekitar, di antara, dan di dalam kepulauan Indonesia.

Sehingga lahirlah deklarasi juanda, namun perjalanan untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah hal yang mudah tentunya. 

Banyak negara yang menentang beberapa diantaranya adalah Amerika, Belanda, Inggris, Uni Soviet dan Australia. 

Namun akhirnya, perjuangan diplomasi ini tetap diteruskan oleh Dr Hasyim Djalal dan Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja. Hingga akhirnya,  Deklarasi Djuanda diakui dan ditetapkan dalam Konvensi Hukum Laut PBB atau United Nation Convention on Law of the Sea (UNCLOS) tahun 1982.

Bayangkan semenjak merdeka tahun 1945, Indonesia baru mendapatkan pengakuan dari Dunia Internasional terhadap wilayah lautnya pada tahun 1982 hal itu berarti butuh 37 tahun perjuangan !!

Bayangkan jika Indonesia berhenti berjuang, tidak akan ada kedaulatan laut seperti yang kita rasakan saat ini. 

Kembali ke perihal Palestina yang dijajah oleh Israel. Sesuai dengan amanat yang diwariskan oleh leluhur kita yakni presiden pertama indonesia Ir Soekarno yang mengatakan bahwa: 

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel,” Soekarno, 1962.

Pernyataan sikap tersebutlah yang harus kita pegang teguh saat ini dan dimasa yang akan datang sampai Palestina mendapatkan kemerdekaan penuh atas segenap "Tanah Airnya"***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Panca Saputra

Tags

Rekomendasi

Terkini

X