SIGI, METROSELEBES.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan sektor pertanian melalui program unggulan “Sembilan Berani”.
Salah satu andalan dalam program ini adalah Berani Panen Raya, yang menargetkan hasil panen mencapai 6 ton per hektar di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Gubernur Anwar Hafid optimis Kabupaten Sigi bisa menjadi pelopor pencapaian target ambisius ini.
Baca Juga: Puan Desak Perbaikan Data Bansos untuk Hindari Salah Sasaran
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa program Berani Panen Raya tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas, tetapi juga berperan penting dalam mengatasi tengkulak dan menjaga kestabilan harga pangan di pasaran.
“Pangan untuk mengatasi tengkulak dan menjaga kestabilan harga adalah kunci kesejahteraan petani,” ujarnya.
Program ini juga mendorong pemanfaatan lahan kosong agar lebih produktif.
Baca Juga: Detik-Detik Perahu Hampir Tenggelam di Tengah Arus Deras
Data Dinas Pertanian Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa saat ini masih terdapat puluhan ribu hektar lahan tidur yang berpotensi menghasilkan komoditas unggulan seperti padi, jagung, dan kedelai jika diolah dengan baik.
Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan. Pemerintah provinsi, pihak swasta, dan masyarakat petani saling bersinergi untuk memajukan daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Hasil panen yang stabil dan berkualitas diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor serta meningkatkan daya saing produk lokal.***
Sebagai pembanding, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata produktivitas padi nasional saat ini berada di kisaran 5,2 ton per hektar. Dengan target 6 ton per hektar, Sulawesi Tengah berpeluang menorehkan capaian di atas rata-rata nasional dan menjadi contoh sukses pengelolaan pertanian terpadu di Indonesia.
Artikel Terkait
Pasar Saham Asia Menguat Tipis, Investor Tunggu Data Inflasi AS dan Pertemuan Trump–Putin
Serangan Pelajar SMK di Tomoli Selatan Gegerkan Warga, Orang Tua Korban Desak Pemerintah Bertindak
Kejaksaan RI Terbitkan DPO untuk Cheryl Darmadi, Tersangka Pencucian Uang dan Korupsi Sawit
Gerbang Internasional Palu: Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Kini Menyapa Dunia
Langkah Cepat Tahap 2 Koperasi Merah Putih: Dari Struktur Mini Hingga 3 Komoditas Prioritas
Menteri ATR/BPN Tegaskan Negara Hanya Atur Hubungan Hukum, Bukan Ambil Alih Kepemilikan Tanah
Sinergi TEKAD dan Kopdes Merah Putih, Dorong Pertanian Papua Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Rakyat di 81 Ribu Lebih Desa Indonesia
Detik-Detik Perahu Hampir Tenggelam di Tengah Arus Deras
Puan Desak Perbaikan Data Bansos untuk Hindari Salah Sasaran