YOGYAKARTA, METROSELEBES.COM – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid melakukan kunjungan langsung ke Yogyakarta untuk memastikan seluruh jaringan akses digital di Sekolah Rakyat telah terkoneksi dengan layanan internet yang layak.
Langkah ini merupakan pondasi utama dalam mewujudkan sistem pendidikan cerdas atau smart education, sebagaimana diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kunjungannya, Meutya Hafid meninjau infrastruktur jaringan, memastikan setiap titik di lokasi Sekolah Rakyat mendapatkan akses digital yang optimal.
Baca Juga: Indonesia Soroti Pemerataan Global di Forum AIIB Beijing, Serukan Akselerasi Infrastruktur Inklusif
Tidak hanya sekadar koneksi, tetapi juga termasuk sistem manajemen pembelajaran digital atau Learning Management System (LMS) serta modul ajar berbasis daring.
“Kami pastikan kabel dipindahkan bahkan sampai ratusan meter demi koneksi yang lebih stabil,” ujar Meutya.
Upaya ini tidak hanya bermanfaat untuk siswa dan tenaga pengajar, tetapi juga memberikan dampak positif bagi warga sekitar yang bisa ikut menikmati manfaat konektivitas tersebut.
Baca Juga: Juli 2025, Sekolah Rakyat Baru Siap Sambut Siswa: Renovasi Nasional Capai 83%
Langkah ini selaras dengan data BPS yang menyebutkan pada tahun 2023, baru sekitar 62,8% sekolah dasar di Indonesia yang memiliki akses internet.
Dengan percepatan digitalisasi seperti ini, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan pada tahun 2025.
Pentingnya keterhubungan dalam ekosistem digital menandai bahwa semua pihak, mulai dari sekolah hingga masyarakat sekitar, harus dapat terhubung untuk mendukung pertumbuhan pendidikan berbasis teknologi.
Baca Juga: Lompatan Energi Hijau: Proyek Baterai Listrik Terbesar RI Resmi Dimulai
Meutya menekankan bahwa pemerataan akses digital merupakan bentuk nyata transformasi pendidikan di era Prabowo, di mana koneksi menjadi jembatan utama menuju kualitas belajar yang merata.
Artikel Terkait
Indonesia Dorong Diplomasi Maksimal Cegah Konflik Timur Tengah Kian Meluas
Prabowo Genjot Deregulasi dan Kemitraan AS Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Modus Baru Penipuan Rekrutmen PKH 2025, Kemensos Tegas: Itu Hoaks
Bongkar Mafia Beras: 212 Produsen Nakal Terancam Proses Hukum
Minyakita Diperkuat: Pemerintah Siapkan Strategi Zonasi dan Distributor Utama untuk Tekan Harga
Dari Rumah Menuju Bangsa Maju: Pesan Hari Keluarga Nasional dari Kemensos
Superhero Sejati dari Rumah : Keluarga Pilar Indonesia Maju
Lompatan Energi Hijau: Proyek Baterai Listrik Terbesar RI Resmi Dimulai
Juli 2025, Sekolah Rakyat Baru Siap Sambut Siswa: Renovasi Nasional Capai 83%
Indonesia Soroti Pemerataan Global di Forum AIIB Beijing, Serukan Akselerasi Infrastruktur Inklusif