PARIGI MOUTONG, METROSELEBES.COM –
Buah lokal durian Kabupaten Parigi Moutong mulai menembus pasar internasional dan menjadi simbol transformasi ekonomi berbasis kekayaan daerah.
Hal ini terungkap dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid yang juga turut dihadiri oeh Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah.
Dalam forum bertajuk “Parigi Moutong Tembus Tongkrongan Global” itu, Anwar Hafid menyampaikan bahwa durian bukan hanya sekadar buah konsumsi, tetapi telah menjadi pintu masuk kemajuan rakyat melalui pengelolaan serius berbasis riset, hilirisasi, dan penguatan pasar.
Baca Juga: Transformasi ASN: 614 PPPK Baru Siap Bekerja Profesional di DPR RI
“Durian bisa menjadi simbol kemajuan jika dikelola secara tepat. Dengan dukungan riset dan pasar yang luas, buah lokal bisa mengangkat ekonomi rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menambahkan nilai pada produk lokal yang tumbuh dari desa-desa di Sulawesi Tengah.
“Saya percaya, masa depan Sulawesi Tengah terletak pada keberanian memberi nilai tambah terhadap komoditas lokal.
Dari desa, dari petani dan pekebun untuk negeri,” tegas Anwar Hafid.
Menurut data dari Dinas Pertanian Kabupaten Parigi Moutong (2023), produksi durian di wilayah ini meningkat signifikan sebesar 18% dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Mantan Kades di Parigi Moutong Diciduk Polisi
Beberapa varietas unggulan seperti Durian Montong Parigi dan Durian Musang King Lokal telah menarik perhatian distributor dari Singapura dan Malaysia.
Peneliti pertanian dari Universitas Tadulako, Dr. Ir. Hendra Saputra, M.Si, menyebutkan bahwa durian Parigi Moutong memiliki potensi unggul karena tekstur dan cita rasanya yang unik.
“Dengan branding yang kuat dan hilirisasi produk seperti dodol durian, selai, hingga minuman fermentasi, produk ini sangat layak ekspor,” jelasnya.
Artikel Terkait
UMKM Bangkit, Rakyat Mandiri: Perintis Berdaya Jadi Motor Baru Pengentasan Kemiskinan
Panen Prestasi di Perbatasan: Indonesia Ekspor Jagung Perdana ke Malaysia dari Bengkayang
India-AS Genjot Finalisasi Kesepakatan Tarif Interim Jelang Batas Waktu Trump
Ukraina Kecam Eropa: Dana Beku Rusia Malah Dibagikan ke Investor Barat, Bukan untuk Korban Perang
Jejak Nusantara di Liga Belanda: Ole Romeny, Sang Penyerang FC Utrecht Berdarah Medan
ECB Kembali Pangkas Suku Bunga, Sinyal Perubahan Arah Kebijakan di Tengah Ketidakpastian Global
Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Mantan Kades di Parigi Moutong Diciduk Polisi
Trump dan Xi Sepakat Lanjutkan Negosiasi Dagang di Tengah Ketegangan Perdagangan dan Sengketa Mineral
Drama 9 Gol! Spanyol Libas Prancis, Lamine Yamal Jadi Pahlawan
Transformasi ASN: 614 PPPK Baru Siap Bekerja Profesional di DPR RI