Kepala Polres Belu, dalam keterangan singkat kepada media lokal, menyampaikan bahwa tim investigasi telah dikerahkan ke lokasi kejadian dan tengah mengumpulkan bukti serta keterangan saksi.
Tanggapan Psikolog dan Kriminolog:
Psikolog forensik dari Universitas Sanata Dharma, Maria D. Lani, mengatakan bahwa pembunuhan dengan cara brutal seperti ini biasanya dipicu oleh emosi mendalam atau konflik personal yang belum terselesaikan.
“Ini bukan pembunuhan biasa, ada kemarahan yang sangat besar,” ujarnya.
Baca Juga: BYD Tunda Produksi Massal di Pabrik Hongaria, Fokus ke Turki untuk Produksi Lebih Cepat dan Murah
Hingga berita ini diturunkan, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Mgr.
Gabriel Manek, Atambua, untuk keperluan autopsi. Warga berharap pihak berwenang segera mengungkap siapa pelaku di balik pembunuhan sadis ini dan motif di balik aksi brutal tersebut.***
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour, Sebut Pendidikan Bukan Ajang Piknik
Erick Thohir Kecewa Timnas U-23 Gagal Kalahkan Malaysia: Jangan Hanya Bisa Lawan Brunei..!
Canggih Tapi Kurang Nyaman, Wuling Air ev Dapat Sorotan Soal Jok dan Posisi Duduk
Seluruh Korban KM Barcelona VA Ditemukan, Menhub Pastikan Proses Evakuasi Tuntas
Hadiri Sidang di MK, Lesti Kejora Ungkap Ketidaknyamanan Usai Dilaporkan Terkait Hak Cipta
BYD Tunda Produksi Massal di Pabrik Hongaria, Fokus ke Turki untuk Produksi Lebih Cepat dan Murah
AvtoVAZ Pertimbangkan Kerja 4 Hari Seminggu di Tengah Penurunan Penjualan dan Persaingan Ketat dari China
Bupati Gunungkidul Soroti Penggunaan Bansos, Beli Rokok dan Skincare Dianggap Mampu
Revolusi Koperasi Desa, Prabowo Luncurkan 80 Ribu KOPDES Merah Putih
Dihajar Massa Usai Curi Motor Saat Salat Jumat, Warga Geram dan Serukan Keadilan Sosial