Bersorban Tapi Tak Bermoral: Pelaku Pelecehan Anak di Masjid Soppeng Nyaris Diamuk Massa

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Minggu, 20 Juli 2025 | 19:55 WIB
Dalam vidio viral rekaman yang beredar, pelaku terlihat mondar-mandir dan sempat sekali mengucap permintaan maaf setelah dipergoki oleh ibu korban di area masjid. (Screnshoot Vidio FB Indah Abdul)
Dalam vidio viral rekaman yang beredar, pelaku terlihat mondar-mandir dan sempat sekali mengucap permintaan maaf setelah dipergoki oleh ibu korban di area masjid. (Screnshoot Vidio FB Indah Abdul)

 

SOPPENG, METROSELEBES.COM – Seorang pria bersorban yang semula disangka tokoh agama harus menerima amukan warga setelah diduga mencium seorang anak perempuan secara tidak pantas di Masjid SMA 1 Soppeng, Sulawesi Selatan.

Aksinya terekam dalam video yang kini viral di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat luas.

Dalam vidio viral rekaman yang beredar, pelaku melakukan pelecehan anak ini terlihat mondar-mandir dan sempat sekali mengucap permintaan maaf setelah dipergoki oleh ibu korban di area masjid.

Baca Juga: Pahlawan di Tengah Laut: Aksi Heroik Seorang Ayah Selamatkan Balita dari Tragedi KM Barcelona 5Barcelona

Namun bukannya menghadapi konsekuensi, pelaku justru memanfaatkan kelengahan untuk melarikan diri. Ia berlari ke jalan raya, dikejar oleh ibu korban bersama beberapa warga.

Tak lama berselang, pelaku berhasil ditangkap beramai-ramai dan nyaris diamuk massa sebelum diamankan.

Warganet mengecam keras tindakan pelecehan tersebut. Banyak yang menyayangkan perilaku pelaku yang bertolak belakang dengan penampilan agamisnya. Seorang pengguna menulis, "Astaghfirullah... tidak sesuai penampilan dengan kelakuannya, nauzubillah min dzalim."

Baca Juga: Detik-detik Mencekam KM Barcelona Terbakar, Puluhan Penumpang Dievakuasi di Tengah Laut

Pengguna lain menyebut pelaku sebagai “perusak Islam” dan menyerukan agar pelaku segera dihukum berat atas pelecehan terhadap anak.

Dalam kolom komentar, lokasi kejadian juga dikonfirmasi oleh beberapa warga.

Salah satunya menyebutkan bahwa insiden ini terjadi di Masjid SMA 1 Soppeng, memperjelas bahwa kejadian berlangsung di ruang yang seharusnya aman dan sakral.

Baca Juga: Jalani Sanksi Adat Kaili untuk Fuad Plered: Jalan Damai yang Bermartabat di Tanah Sulawesi

Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sebanyak 2.355 kasus kekerasan seksual terhadap anak tercatat sepanjang tahun 2023, dan sekitar 18% terjadi di lingkungan pendidikan dan keagamaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X