Diduga Tampar Murid, Guru Madrasah di Demak Dituntut Rp25 Juta, Netizen Ramai-Ramai Ajak Galang Donasi

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Jumat, 18 Juli 2025 | 20:00 WIB
Foto ilustrasi - Seorang pria diduga guru madrasah tengah diminta menandatangani surat tuntutan usai diduga menampar murid.  (Foto : Unsplash/Annie Spratt)
Foto ilustrasi - Seorang pria diduga guru madrasah tengah diminta menandatangani surat tuntutan usai diduga menampar murid. (Foto : Unsplash/Annie Spratt)

DEMAK, METROSELEBES.COM – Seorang pria yang diduga sebagai guru madrasah di Kecamatan Ngampel, Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mendadak menjadi perbincangan publik setelah video dirinya viral di media sosial lantaran dituntut Rp25 juta oleh wali murid.

Kejadian itu mencuat setelah akun Instagram @beritasemaranghariini mengunggah kronologi peristiwa pada Kamis, 17 Juli 2025.

Baca Juga: Bedakan Sebelum Masak! Ini Standar Resmi Beras Medium dan Beras Premium dari Pemerintah

Dalam unggahan tersebut disebutkan, insiden bermula dari aksi saling lempar sandal antara murid di dalam kelas. Naas, salah satu sandal disebut mengenai peci sang guru.

Merasa dilecehkan, guru tersebut lantas menegur sang murid. Namun, teguran itu diduga disertai tindakan fisik berupa tamparan. Orang tua murid yang tidak terima pun melayangkan tuntutan ganti rugi sebesar Rp25 juta kepada sang guru.

Informasi yang beredar menyebutkan, guru tersebut bahkan sampai menjual sepeda motornya untuk memenuhi tuntutan tersebut. Sosok guru itu selama ini dikenal berdedikasi dan mengabdi di lingkungan madrasah.

Baca Juga: Edukasi dan Langkah Pencegahan Usai Anak Hampir Ditelan Ular Piton

Video yang menampilkan suasana kelas pasca-kejadian sontak viral dan menuai reaksi luas dari warganet. Banyak yang menyayangkan langkah wali murid yang dianggap berlebihan dalam menyikapi tindakan sang guru.

Sebagian netizen justru menunjukkan empati dan dukungan moral, bahkan mulai menggagas penggalangan dana untuk meringankan beban guru tersebut.

Open donasi yok,” tulis akun @di****m dalam kolom komentar, Kamis (17/7/2025).

Baca Juga: Kosong Adalah Isi: Ketika Logika Anak Filsafat Viral di Dunia Maya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah, Kementerian Agama, maupun Pemerintah Kabupaten Demak terkait insiden tersebut.

Namun, perhatian publik terus tertuju pada nasib sang guru, yang dinilai tengah menghadapi persoalan besar akibat niatnya untuk mendisiplinkan murid.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X