Ganjar Sindir Soal Pertemuan Prabowo-Megawati: Nasi Gorengnya Belum Dimakan

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Minggu, 8 Juni 2025 | 20:24 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, Ganjar Pranowo.  (Foto : Instagram/ganjar_pranowo)
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, Ganjar Pranowo. (Foto : Instagram/ganjar_pranowo)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menyindir santai soal kemungkinan pertemuan lanjutan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ganjar menyebut ada peluang pertemuan kembali lantaran "nasi gorengnya belum dimakan".

Hal itu disampaikan Ganjar saat ditemui di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, dalam sebuah acara kebudayaan.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Tegaskan Penangkapan Hasto Tak Ganggu Kongres PDIP

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini mengaitkan hubungan kedua tokoh bangsa itu dengan momen simbolik saat mereka terakhir kali duduk bersama.

Mungkin (akan ada pertemuan lanjutan), karena nasi gorengnya belum dimakan,” ujar Ganjar sambil tertawa, dikutip Minggu, 8 Juni 2025.

Kalau nasi gorengnya sudah dimakan berarti akan ada pertemuan lanjutan,” tambahnya dengan nada berseloroh.

Meski demikian, Ganjar menyebut belum ada informasi resmi terkait jadwal atau rencana pertemuan antara Prabowo dan Megawati dalam waktu dekat.

Baca Juga: Sufmi Dasco Tepis Isu PDIP Merapat ke Kabinet Usai Pertemuan Prabowo–Megawati

Untuk diketahui, Prabowo dan Megawati terakhir kali bertemu dalam acara resmi peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025 di Gedung Pancasila, Jakarta. Pertemuan itu juga dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menandai momen kebersamaan ketiga tokoh penting dalam politik nasional.

Ganjar menilai pertemuan tersebut merupakan hal yang wajar dalam dinamika kenegaraan dan menjadi bentuk komunikasi antarpemimpin nasional.

Menurut saya itu sunnahtullah dalam kehidupan bernegara. Pertemuan seperti itu pasti akan terjadi, apalagi event-nya perayaan Hari Lahir Pancasila,” ujar mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Baca Juga: Puan Maharani Desak Budi Arie Klarifikasi Tudingan Libatkan PDIP Dalam Kasus Judol

Ia pun berharap agar pertemuan antartokoh bangsa tidak berhenti pada simbol semata, tetapi mampu menjadi jembatan nyata untuk membangun kolaborasi demi masa depan Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Iran Pasti akan Balas Dendam

Kamis, 2 Juli 2026 | 10:40 WIB
X