JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk menjaga kesehatan secara preventif, salah satunya melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang kini dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile maupun layanan langsung di puskesmas terdekat.
Banyak penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.
Hal inilah yang mendorong pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, meskipun merasa dalam kondisi sehat.
Kini, kata "gratis" bukan hanya janji, tetapi kenyataan yang ditawarkan pemerintah melalui CKG.
Baca Juga: Membentengi Masa Depan Kota: Indonesia Siapkan Transformasi Infrastruktur Lewat ICI 2025
Akses Mudah via Aplikasi SATUSEHAT Mobile
Masyarakat cukup mengikuti beberapa langkah mudah:
- Unduh aplikasi SATUSEHAT Mobile melalui Google Play Store atau App Store.
- Registrasi atau login dengan menggunakan NIK dan data diri.
- Pilih menu “Periksa Kesehatan Gratis” di halaman utama aplikasi.
- Isi kuesioner skrining kesehatan sesuai kondisi tubuh saat ini.
- Tentukan lokasi dan jadwal pemeriksaan.
- Dapatkan tiket pemeriksaan di aplikasi sebagai bukti pendaftaran.
- Datang ke fasilitas kesehatan sesuai jadwal untuk pemeriksaan.
Alternatif Langsung ke Puskesmas
Bagi yang tidak menggunakan aplikasi, langkah-langkah berikut dapat dilakukan langsung di puskesmas:
- Datang ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau identitas diri lainnya.
- Ambil nomor antrean di bagian pendaftaran.
- Isi formulir pendaftaran termasuk data riwayat kesehatan.
- Lakukan pemeriksaan seperti tekanan darah, kadar gula, dan kondisi umum.
- Terima hasil dan saran medis dari petugas.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih akan Jadi Mesin Baru Pemerataan Ekonomi Nasional
Menurut data Riskesdas 2018 (Riset Kesehatan Dasar), prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1%, sementara diabetes melitus sebesar 10,9%.
Kementerian Kesehatan juga mencatat bahwa sebagian besar penderita tidak menyadari kondisi mereka hingga terjadi komplikasi.
Dalam laporan World Health Organization (WHO), lebih dari 50% penderita penyakit tidak menular di negara berkembang tidak terdeteksi sejak awal karena minimnya kebiasaan skrining kesehatan.
Oleh karena itu, program Cek Kesehatan Gratis ini diharapkan mampu menekan angka komplikasi penyakit kronis dengan deteksi dini.
Artikel Terkait
Prabowo Tak Akan Tenang Sebelum Indonesia Swasembada Pangan, Dimulai dari Jagung Bengkayang
Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban ke Kawasan Transmigrasi, Warga Palolo Terharu Terima Bantuan Langsung
Waspadai Risiko Konsumsi Daging Kurban: Terapkan 5 Cara Aman Ini Saat Iduladha
Circle Tembus Langit Wall Street, Nilai Perusahaan Sentuh $32 Miliar
Bahlil Tegaskan Izin Tambang PT GAG Nikel Terbit Sebelum Dirinya Jadi Menteri
Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim, Balas Santai: Mungkin Mau Cari Perhatian
Fadli Zon Minta Publik Tak Cemas Soal Penulisan Ulang Sejarah Nasional
Kopdes Merah Putih akan Jadi Mesin Baru Pemerataan Ekonomi Nasional
Nyaris 100% Desa di Indonesia Sudah Bentuk Koperasi Merah Putih: Gerakan Kolaborasi Ekonomi Terbesar di
Membentengi Masa Depan Kota: Indonesia Siapkan Transformasi Infrastruktur Lewat ICI 2025