Langkah ini telah mendapatkan sinyal positif dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata.
Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, dalam wawancara sebelumnya menyatakan bahwa bandara di daerah dengan potensi wisata dan ekonomi seperti Sulteng memang pantas dikembangkan ke level internasional.
Sejumlah langkah strategis juga sedang disiapkan, termasuk peningkatan kapasitas terminal, penambahan fasilitas bea cukai dan imigrasi, serta peningkatan kualitas layanan keamanan penerbangan.
Baca Juga: Penipu Catut Nama Kapolres Parigi Moutong, Masyarakat Diminta Waspada
Upaya menjadikan Bandara Mutiara SIS Aljufri sebagai Bandara Internasional merupakan bagian dari visi besar Sulawesi Tengah untuk menjadi pusat pertumbuhan kawasan timur Indonesia.
Dengan dukungan infrastruktur memadai dan pengelolaan strategis, langit internasional bukan sekadar mimpi, melainkan tujuan nyata yang sedang disiapkan dengan serius.***
Artikel Terkait
Museum Marketing Kelas Dunia Lahir di Indonesia: Inovasi BUMN Jadi Sorotan Global
Tangkal Terorisme, Nigeria Usulkan Pagar Total di Perbatasan Empat Negara
Tarif Trump dan Masalah Logistik Tekan Kepercayaan Bisnis di Afrika Selatan
Rumah Bersama Indonesia Jadi Benteng Aman Perempuan dan Anak di Sumbar
Krisis Agraria Sawit di Kalbar: 66 Perusahaan Belum Kantongi HGU, 131 Ribu Hektare Terlantar
Mantan Terpidana Bom Bali 2002 Buka Usaha Kopi, Janji Sisihkan Penghasilan untuk Korban
Maskapai Dunia Kembali Hentikan Penerbangan ke Israel Setelah Serangan Rudal
Ancaman Rudal dan Penutupan Wilayah Udara Semakin Membebani Maskapai Dunia
3 Kunci Sukses Koperasi dan Masa Depan Kopdes Merah Putih
India Gelar Sensus Nasional 2027: Pendataan Kasta Kembali Jadi Perdebatan