PALU, METROSELEBES.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat penting untuk membahas peningkatan status Bandara Mutiara SIS Aljufri menjadi Bandara Internasional.
Upaya ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Ir. Anwar Hafid, M.Si, sebagai bagian dari langkah strategis membuka gerbang global untuk wilayah Sulteng.
Dalam rapat yang juga dihadiri oleh jajaran kementerian terkait serta stakeholder penerbangan dan pariwisata, Anwar Hafid menekankan bahwa peningkatan status Bandara Mutiara SIS Aljufri bukan hanya soal infrastruktur, tetapi simbol kemajuan dan kesiapan Sulawesi Tengah menghadapi dunia internasional.
Baca Juga: Breaking News: Mantan Sekprov Sulteng Gumyadi Meninggal Dunia
“Kita ingin dunia tahu bahwa Sulawesi Tengah siap terbang lebih tinggi,” ujar Anwar Hafid dalam unggahan Instagram resminya.
“Ini bukan sekadar soal status, tapi keberanian membuka langit Sulteng ke arah yang lebih luas.” Tambahnya
Bandara Mutiara SIS Aljufri terletak di Kota Palu dan menjadi pintu gerbang utama untuk transportasi udara di wilayah tengah Indonesia.
Menurut data dari Kementerian Perhubungan, pergerakan penumpang di bandara ini mencapai lebih dari 1,3 juta orang per tahun.
Baca Juga: Pemkot Palu Matangkan Persiapan Verifikasi Kota Layak Anak 2025
Potensi ini menjadikan bandara layak untuk didorong menjadi bandara internasional, apalagi dengan rencana penambahan rute internasional seperti ke Kuala Lumpur dan Singapura.
Sulteng sendiri memiliki kekayaan pariwisata seperti Taman Nasional Lore Lindu, Danau Poso, dan wisata bahari di Kepulauan Togean.
Di sisi industri dan investasi, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu serta pertumbuhan sektor tambang dan pertanian turut menjadi pendorong kebutuhan infrastruktur yang memadai.
Artikel Terkait
Museum Marketing Kelas Dunia Lahir di Indonesia: Inovasi BUMN Jadi Sorotan Global
Tangkal Terorisme, Nigeria Usulkan Pagar Total di Perbatasan Empat Negara
Tarif Trump dan Masalah Logistik Tekan Kepercayaan Bisnis di Afrika Selatan
Rumah Bersama Indonesia Jadi Benteng Aman Perempuan dan Anak di Sumbar
Krisis Agraria Sawit di Kalbar: 66 Perusahaan Belum Kantongi HGU, 131 Ribu Hektare Terlantar
Mantan Terpidana Bom Bali 2002 Buka Usaha Kopi, Janji Sisihkan Penghasilan untuk Korban
Maskapai Dunia Kembali Hentikan Penerbangan ke Israel Setelah Serangan Rudal
Ancaman Rudal dan Penutupan Wilayah Udara Semakin Membebani Maskapai Dunia
3 Kunci Sukses Koperasi dan Masa Depan Kopdes Merah Putih
India Gelar Sensus Nasional 2027: Pendataan Kasta Kembali Jadi Perdebatan