Sri Mulyani juga menyoroti pentingnya membangun sistem transparansi anggaran partai guna menekan potensi korupsi politik.
Hal senada disampaikan oleh ICW (Indonesia Corruption Watch), yang menyebut bahwa kenaikan dana parpol bisa jadi solusi untuk menekan praktik gratifikasi atau mahar politik jika disertai mekanisme pengawasan yang ketat dan independen.
Namun, ICW mengingatkan bahwa langkah ini juga bisa menjadi blunder bila tidak dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan efisiensi.
Dengan demikian, sorotan terhadap rencana kenaikan dana parpol ini bukan hanya soal nominal, tapi juga soal keberpihakan pada kepentingan publik dan reformasi sistem politik nasional.
Baca Juga: Profil Xabi Alonso, Dari Maestro Lapangan Tengah Jadi Nahkoda Baru Real Madrid
DPR diminta konsisten menjaga amanat rakyat dengan mengutamakan kesejahteraan dalam setiap kebijakan anggaran.***
Artikel Terkait
Luna Maya dan Maxime Bouttier Pilih ‘Gas Kerja’ Usai Nikah: Belum Honeymoon, Produktivitas Tetap Nomor Satu
Profil Xabi Alonso, Dari Maestro Lapangan Tengah Jadi Nahkoda Baru Real Madrid
Timnas U-17 Indonesia Satu Grup dengan Brasil di Piala Dunia 2025, Nova Arianto: Bukan Grup Mudah, Tapi Kami Siap Bertarung
Sejarah Baru! Inggris Cetak Rekor Enam Wakil di Liga Champions
Hong Kong Siap Tampung Mahasiswa Asing Usai Harvard Dilarang Terima Pelajar Internasional
BI Longgarkan Aturan, Perbankan Dapat Napas Baru Jelang Paruh Kedua 2025
Macron Kunjungi Vietnam: Teken Kesepakatan Airbus dan Satelit, Perkuat Kerja Sama Pertahanan
Trump Isyaratkan Terobosan dalam Negosiasi Nuklir dengan Iran
Harmoni Cinta Dua Budaya: Pernikahan Al Ghazali & Alyssa Daguise Bak Konser Keluarga Musik Legendaris
Resepsi Pernikahan Al Ghazali, Maia Estianty Absen: Bay Indonesia