Program Sekolah Rakyat diharapkan bisa menyerap sebagian besar dari populasi ini.
Lebih jauh, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menyatakan bahwa peningkatan jumlah Sekolah Rakyat juga akan dibarengi dengan peningkatan kualitas pengajar dan infrastruktur, sehingga standar pembelajaran tetap terjaga.
Dengan peluncuran pendaftaran SMA Sekolah Rakyat tahun 2025/2026 ini, pemerintah membuka jalan bagi ribuan anak dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan menengah.
Baca Juga: Bukan Sekadar Formalitas, Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran
"Siapa pun berhak mendapatkan pendidikan yang layak," tulis akun @ditjenkpm dalam unggahan mereka.
Program ini adalah bukti konkret bahwa negara hadir untuk seluruh warganya, terutama mereka yang paling membutuhkan.***
Artikel Terkait
Wagub Sulteng dr. Reny Lamadjido Dorong Akselerasi Serapan APBD di Pra-Rapim TEPRA
Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 900 Kg Dibeli dari Peternak Merangkap Polisi di Riau
Menkes Minta MK Tolak Gugatan IDI, Tegaskan UU Kesehatan Tak Langgar Konstitusi
Menteri Trenggono Desak Kemenkeu Cairkan Rp2 Triliun untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
OJK Soroti Dana Kelolaan Danantara yang Besar, Tekankan Pentingnya Kredibilitas dalam Kepemilikan Saham Bank BUMN
Bahlil Akui Tak Pernah Dilibatkan Dalam Rencana Diskon Listrik, Sindir Sri Mulyani Soal Pembatalan Stimulus
Sufmi Dasco Tepis Isu PDIP Merapat ke Kabinet Usai Pertemuan Prabowo–Megawati
Ray Dalio Tepis Isu Mundur dari Danantara, Tegaskan Masih Jadi Penasihat Presiden Prabowo
Seskab Tegaskan Tidak Ada Pergantian Kapolri, Jenderal Listyo Masih Aktif Dampingi Presiden Prabowo
Menaker Yassierli Kunjungi Sulteng, Tinjau Komoditas Unggulan dan Serahkan Hewan Kurban di Sigi