OJK Soroti Dana Kelolaan Danantara yang Besar, Tekankan Pentingnya Kredibilitas dalam Kepemilikan Saham Bank BUMN

photo author
REDAKSI, Metro Selebes
- Kamis, 5 Juni 2025 | 06:52 WIB
Ilustrasi Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  (Foto : Dok. Perhimpunan Bank Nasional)
Ilustrasi Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto : Dok. Perhimpunan Bank Nasional)

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti peran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang kini menjadi pemegang saham di sejumlah bank milik negara (BUMN).

OJK menekankan pentingnya menjaga kredibilitas seluruh pihak yang terlibat, demi stabilitas sistem perbankan nasional.

Baca Juga: OJK Perkuat Sinergi Anggaran dan Inklusi Keuangan di Era Digital

Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (4/6/2025). Menurutnya, pengawasan dan regulasi terhadap Danantara sebagai pemilik saham di bank BUMN menjadi bagian dari upaya menjamin integritas sistem keuangan.

“Tentu saja ini untuk menjaga kredibilitas, kredibilitas sistem. Termasuk juga kredibilitas Danantara dan tentu saja dengan juga kredibilitas dari bank-bank,” ujar Dian.

Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan Danantara justru diapresiasi oleh bank-bank pelat merah karena menambah dimensi kekuatan dalam pengelolaan dan pengawasan. Posisi regulator yang independen menurutnya menciptakan ekosistem yang sehat dalam tata kelola investasi.

Baca Juga: OJK Luncurkan IKAD, Strategi Baru Perluas Inklusi Keuangan Daerah

“Kalau suatu lembaga seperti bank-bank BUMN ini ada pengawasnya dan ada regulator yang terpisah, ini justru menjadi kekuatan tersendiri,” jelasnya.

Lebih jauh, Dian menyinggung soal potensi pendalaman pasar melalui kolaborasi antara OJK dan Danantara. Ia mengakui bahwa Danantara memiliki dana kelolaan yang sangat besar dan memerlukan outlet investasi yang sehat dan produktif.

Baca Juga: OJK Cabut Izin Usaha PT Paytren Aset Manajemen Syariah

“Kita sedang mempersiapkan banyak konsep yang belum bisa kami sampaikan secara rinci, tapi arahnya jelas menuju pendalaman pasar yang lebih maju dibandingkan saat ini,” ungkap Dian.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap posisi Danantara sebagai pemegang saham strategis, terutama karena belum banyak informasi yang dibuka secara luas mengenai struktur dan arah investasinya. ***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mahful Haruna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X