Inti berita:
• Unhas menerjunkan tim verifikasi ke rumah calon mahasiswa untuk memastikan penerima KIP Kuliah 2026/2027 benar-benar layak, sekaligus menjamin bantuan pendidikan diberikan secara transparan dan tepat sasaran.
METROSELEBES.com, MAKASSAR – Di balik proses seleksi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun Akademik 2026/2027, Universitas Hasanuddin memilih memastikan setiap data tidak hanya berhenti pada berkas administrasi. Tim verifikasi diterjunkan langsung mengunjungi rumah-rumah calon mahasiswa untuk melihat kondisi riil keluarga mereka.
Verifikasi lapangan tersebut telah berlangsung sejak 23 Juni 2026. Tim yang terdiri atas unsur pimpinan fakultas, jajaran kemahasiswaan, hingga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mendatangi sejumlah daerah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat guna melakukan pengecekan langsung.
Melalui kunjungan itu, tim menilai kondisi sosial dan ekonomi keluarga calon penerima KIP Kuliah sebagai bahan pendukung dalam proses seleksi. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan pendidikan pemerintah benar-benar diterima mahasiswa yang memenuhi kriteria.
Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin menyebutkan, verifikasi lapangan merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menjaga objektivitas serta transparansi selama proses penetapan calon penerima beasiswa.
Baca juga: Bawa 500 Peserta, Kontingen PGRI Kepulauan Selayar Siap Ukir Prestasi di Porsenijar Sulsel 2026
"Untuk memastikan KIP-K jatuh ke tangan yang benar-benar berhak, tim verifikasi Universitas Hasanuddin turun langsung ke lapangan. Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi nyata sosial ekonomi keluarga calon mahasiswa," demikian dikutip dari laman Direktorat Kemahasiswaan Unhas melalui unggahan resminya, Jumat (3/7/2026).
Selain memeriksa kesesuaian data administrasi, tim juga berdialog dengan keluarga calon mahasiswa untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi ekonomi mereka. Hasil verifikasi ini menjadi salah satu pertimbangan dalam tahapan seleksi penerima KIP Kuliah.
Baca juga: BEM Psikologi UI Tegaskan Homoseksualitas Bukan Gangguan Mental, Perdebatan Publik Kembali Mencuat
Universitas Hasanuddin berharap seluruh proses berjalan sesuai ketentuan sehingga program KIP Kuliah dapat tepat sasaran dan memberi kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi. (*)
(Ade/Man)
Artikel Terkait
Terungkap! Kronologi Pesawat Perintis Dibakar Usai Mendarat di Yahukimo, Pilot WNA Dilaporkan Tewas, Penumpang Selamat
Ronaldo Selamatkan Portugal dari Kekalahan, Penalti CR7 Jaga Asa Lolos ke 16 Besar
Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Evaluasi Total Program MBG, Pemerintah Perketat Pengawasan dan Pangkas Anggaran demi Tepat Sasaran
Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG Melebar, Kejagung Ungkap Keterlibatan Oknum Kolonel TNI Aktif dalam Pengadaan Motor Listrik BGN