Kolaborasi Unhas-Kejati Sulsel, Perkuat Kapasitas Jaksa dan Jaga Proyek Kampus Tetap di Jalur Hukum

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Rabu, 24 Juni 2026 | 05:51 WIB
Unhas dan Kejati Sulsel perkuat kolaborasi strategis melalui pendidikan jaksa dan pendampingan hukum demi menjaga tata kelola proyek kampus. (Dok.Humas Kejati Sulsel)
Unhas dan Kejati Sulsel perkuat kolaborasi strategis melalui pendidikan jaksa dan pendampingan hukum demi menjaga tata kelola proyek kampus. (Dok.Humas Kejati Sulsel)

Inti berita:

• Unhas dan Kejati Sulsel membangun kolaborasi strategis untuk memperkuat kapasitas jaksa sekaligus menjaga tata kelola program kampus tetap sesuai aturan hukum.

• Unhas membuka akses pendidikan S2 dan S3 bagi jaksa, sementara Kejati Sulsel memberikan pendampingan hukum terhadap proyek strategis di lingkungan universitas.

 

METROSELEBES.com, MAKASSAR — Sebuah pertemuan di ruang Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Selasa (23/6/2026) membuka babak baru hubungan antara dunia akademik dan penegakan hukum di Sulawesi Selatan. Bukan sekadar agenda silaturahmi, pertemuan tersebut menjadi pintu masuk kolaborasi strategis antara Unhas dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memastikan tata kelola kampus berjalan sesuai aturan.

Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel Dr. Sila H. Pulungan membahas sejumlah langkah kerja sama yang menghubungkan kekuatan akademik kampus dengan pengalaman institusi penegak hukum. Kolaborasi ini diarahkan pada dua sektor utama, yakni peningkatan kompetensi jaksa melalui pendidikan lanjutan dan pendampingan hukum terhadap program strategis Unhas.

Baca juga: Usai Bertemu Wapres, BEM FH UBK Diguncang Polemik Internal, Pengakuan Soal Uang Jadi Pemicu 

Dari sisi akademik, Unhas memberikan ruang bagi para jaksa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang magister hingga doktoral. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan aparat penegak hukum yang tidak hanya memiliki pengalaman lapangan, tetapi juga diperkuat dengan pemahaman akademik dalam menghadapi persoalan hukum yang semakin dinamis.

Sementara dari sisi tata kelola, Kejati Sulsel menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan hukum terhadap berbagai kegiatan dan pembangunan strategis di lingkungan Unhas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan agar setiap program yang dijalankan kampus tetap berada dalam koridor regulasi dan prinsip akuntabilitas.

"Unhas membuka pintu seluas-luasnya untuk peningkatan akademik para jaksa melalui program S2 dan S3. Kami juga berharap Kejati Sulsel dapat memberikan pendampingan hukum agar seluruh pelaksanaan proyek di Unhas berjalan sesuai koridor hukum," ujar Prof. Jamaluddin Jompa.

Baca juga: Mimpi yang Tumbuh Sejak Kecil, Siswi SMA Negeri 1 Bone Ini Siap Wakili Sulsel di Paskibraka Nasional 2026

Kajati Sulsel Dr. Sila H. Pulungan menilai kerja sama tersebut memiliki nilai strategis bagi kedua lembaga. Menurutnya, peningkatan kapasitas akademik jaksa dan pengawalan hukum terhadap program kampus merupakan bentuk kolaborasi yang saling menguatkan. "Pendidikan lanjutan di Unhas akan mencetak jaksa-jaksa yang lebih profesional. Kami siap mengawal dan mendampingi setiap proyek strategis Unhas agar terhindar dari potensi masalah hukum ke depannya," tegasnya.

Usai pertemuan, sinergi tersebut dilanjutkan dengan kunjungan rombongan Kejati Sulsel ke Pusat Kajian Kejaksaan Fakultas Hukum Unhas. Fasilitas yang menjadi ruang kajian hukum itu diharapkan semakin memperkuat kerja sama akademik dan institusional dalam melahirkan gagasan serta solusi bagi perkembangan penegakan hukum di Indonesia.(*)

(Ade/Man)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X