Saat BYD Fokus Produksi, Tesla Masih Andalkan Sopir Manusia di Layanan Transportasi Bay Area

photo author
Moh. Nurfiansyah, Metro Selebes
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 20:02 WIB
Sebuah robotaksi Tesla tanpa penumpang di kursi belakang melaju di jalan di South Congress Avenue, Austin, Texas, AS, pada 22 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS
Sebuah robotaksi Tesla tanpa penumpang di kursi belakang melaju di jalan di South Congress Avenue, Austin, Texas, AS, pada 22 Juni 2025. Source FOTO: REUTERS

Layanan tersebut kemungkinan akan menggunakan fitur Full Self-Driving (Supervised) milik Tesla — teknologi yang memungkinkan mobil menjalankan banyak tugas mengemudi secara otomatis, namun tetap mengharuskan pengemudi manusia untuk siaga penuh setiap saat. Fitur ini masih diperbolehkan di California karena tidak masuk dalam kategori kendaraan otonom secara penuh.

 

Untuk bisa menjalankan layanan robotaksi otonom secara resmi di California, perusahaan harus melewati berbagai tahapan perizinan dari CPUC dan Departemen Kendaraan Bermotor California (DMV). Saat ini, Tesla baru memiliki izin dari DMV untuk menguji kendaraan otonom dengan pengemudi cadangan manusia.

 

Menurut DMV, Tesla belum mengajukan permohonan izin tambahan yang diperlukan untuk menarik bayaran atau menjalankan kendaraan tanpa pengemudi cadangan. Langkah berikutnya bagi Tesla adalah mengajukan lisensi CPUC untuk mengangkut penumpang dengan kendaraan otonom yang diawasi sopir manusia, namun tahap awal ini tidak memperbolehkan perusahaan menarik biaya dari penumpang.

Baca Juga: Revolusi Koperasi Desa, Prabowo Luncurkan 80 Ribu KOPDES Merah Putih

Sebagai perbandingan, Waymo telah mencatat lebih dari 13 juta mil pengujian dan mengantongi tujuh izin berbeda selama sembilan tahun sebelum akhirnya diperbolehkan menarik bayaran dari layanan robotaksi tanpa pengemudi di California pada 2023. Tesla masih punya jalan panjang sebelum mencapai titik tersebut.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Nurfiansyah

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X